HARIANSUMEDANG.COM – Sekolah Dasar Negeri Pari di RT. 06/02 Desa Wanajaya Kecamatan Surian, saksi sejarah perjalanan karir Uman Sumanta, kini selaku kepala SD tersebut.
Di ruangan kerjanya kepada Harian Sumedang online, Rabu 12/02/2025, pria kelahiran 1966 ini bertutur tentang rekam jejak kariernya dari mulai diangkat jadi guru hingga jadi kepala sekolah.
Ternyata, setelah lulus SGO tahun 1985, Uman pertama kali diangkat jadi guru olah raga di sekolah yang kini ia pimpin, yakni SD Negeri Pari tahun 1986.
Pengabdiannya selaku guru olah raga di SD yang Lokasinya berada di sekitar 200 meter dari kantor Desa Wanajaya ini, berjalan hingga tahun 2019 akhir.
Setelah menjalani rentang pengabdian selama 33 tahun selaku guru, Uman mendapatkan kesempatan untuk promosi jabatan kepala sekolah.
Ternyata, Uman menerima SK Pertama selaku Kepala Sekolah di SD Negeri Sindang Kecamatan Surian. Berjalan selama dua tahun, pindah ke SD Negeri Pari, berjalan hingga sekarang.
SD Negeri Pari, menurut Uman, meskipun berada di wilayah pedesaan, namun di bidang prestasi dan pembiasaan, tidak kalah dengan sekolah-sekolah di perkotaan.
Pada ajang- ajang perlombaan yang rutin digelar seperti O2SN, fl2SN dan FTBI, siswa-siswi SD Negeri Pari nyaris rutin memberikan kontribusinya terpilih selaku wakil dari Kecamatan Surian ke tingkat kabupaten.
Begitu pula dalam pembiasaan, diantaranya SD Negeri Pari menerapkan pembiasaan solat dhuha berjamaah dan gerakan infaq 2000.
Baca Juga:
Diaspora Tionghua Dunia Gelar Ritual Bersama Menghormati Kaisar Kuning Xuanyuan di Henan
Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru
Zihan Syaira Harumkan Nama Ujungjaya Lewat Prestasi Renang O2SN 2026 Bersiap Unjuk Gigi di Sumedang
Gerakan Infaq 2000 ini, imbuh K3S Surian, dikembalikan untuk keperluan anak-anak itu sendiri, ” Tidak semua anak melakukannya, namun hasil infaq telah dirasakan manpaatnya, ” ujar Uman.
( Tatang Tarmedi ) ***








