HARIANSUMEDANG.COM –Pembangunan ruang kelas baru di SD Negeri Sukasari yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) telah berbulan-bulan belum juga selesai.
Kondisi seperti itu membuat Kepala Sekolah, Wasmana S.Pd. SD, merasa prihatin, karena siswa-siswanya terpaksa belajar dalam kondisi yang kurang memadai.
Proyek yang dikerjakan oleh pihak ketiga ini seharusnya sudah rampung. Namun, kenyataannya terkatung-katung, bangunan rangkay masih belum bisa digunakan.
“Anggaran yang diberikan pemerintah sebenarnya cukup untuk menyelesaikan pembangunan ini. Namun, belum ada kejelasan kapan akan selesai,” ujar kasek dengan nada kecewa.
Ia menjelaskan, kondisi ruang kelas yang belum selesai membuat kegiatan belajar mengajar terganggu. Para siswa terpaksa belajar di ruang yang sempit dan kurang nyaman.
“Ini sangat memprihatinkan, karena anak-anak seharusnya belajar dalam lingkungan yang kondusif,” tambah Wasmana.
Lebih lanjut, Wasmana berharap agar pihak terkait bisa serius menangani permasalahan itu dan bisa bertanggung jawab menyelesaikan pembangunan ruang kelas tersebut.
“Kami berharap agar pemerintah daerah dapat turun tangan dan mengawasi proyek ini agar segera selesai dan siswa dapat belajar dengan nyaman,” harapnya.
Pihak sekolah berupaya mencari solusi sementara untuk mengatasi permasalahan tersebut. Serta, melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan setempat untuk mencari solusi terbaik.
Baca Juga:
SD Negeri Talagadatar Diberi Kucuran Revitalisasi Rp1,1 Miliar
Bupati Sumedang dan Alumni Unpad Bersatu, Dorong Pusat Batasi Truk Besar di Jatinangor
(Nsh/Dody) ***






