HARIANSUMEDANG.COM – Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Desa Keboncau Kecamatan Ujungjaya, menggelar acara Ruwat Bumi, Minggu 18 Agustus 2024.
Ruwat Bumi ini konon sebagai rasa syukur warga Desa Keboncau kepada Yang Maha Pencipta atas limpahan rezeki yang mereka dapatkan selama ini.
Adapun rangkaian acara Ruwat Bumi itu sendiri Jam 08 pada hari Minggu warga menggelar persiapan di lingkungan RW masing-masing.
Persiapan mencakup segala sesuatu yang akan dibawa ke lokasi Ruat Bumi dari mulai nasi tumpeng, termasuk gotongan aneka hasil pertanian yang biasa ditanam para petani.
Jam 13.00 masyarkat dari berbagai RW siapkan rombongan membawa aneka sajian syukur bumi dalam berbagai kemasan, lalu diiringi warga masyarakat.
Mereka berjalan dari lingkungan RW masing-masing menuju tempat yang telah ditentukan untuk acara tersebut, yaitu di Dusun Kosambian Blok Lebak Jaya RT/RW 04/03.
Jam14.00 acara puncak Ruwat Bumi dilaksanakan di ruas jalan utama di pandu dalang Iso Tarso dari Sumedang.
Tamu undangan hadir, Babinkamtibmas Bripka Sugianto, Kades Dodo Kuswanda dan Ketua BPD Hendi R Hermawan beserta anggota.
Hadir pula Ketua PHBN Enggo Rasga Purnama beserta anggota. tokoh adat dan Agama, pemuda serta Masyarakat dan undangan lain.
Baca Juga:
Pembekalan Materi Self Leadership bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi di Sumedang
Bupati Dony Lantik Pengurus Forum OSIS Sumedang 2026–2027, Dorong Lahirnya Pemimpin Muda Berkarakter
Menatap Porprov 2026, Musorkablub KONI Majalengka Fokus Pembenahan Organisasi dan Pembinaan Atlet
Kades Keboncau menjalankan prosesi penyerahan hasil pertanian dari warga kepada pemangku kebijakan yang ada di desa Keboncau melalui Rw sebagai perwakilan dari masyarakat.
Dalam sambutannya Kades Dodo Kuswanda memberikan apresiasi kepada seluruh warga atas partisipasinya dalam mensukseskan acara ruwat bumi.
” Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat yang telah bersinergi dan berkolaborasi dengan jajaran pemerintah desa dalam mensukseskan pembangunan, ” kata Kades.
Pemerinrah desa tidak bisa membangun tanpa ada dukungan dari seluruh elemen masyarakat, ” Mari kita rapatkan barisan seperti halnya rumpun pohon pisang, menjaga persatuan dan kesatuan, demi tercapainya masyarakat adil dan sejahtera, ” imbuhnya.
Kades Dodo pun minta maaf kepada seluruh warga masyarakat, kalau selama ini belum memberikan pelayanan yang prima.
” Tapi kami semua di jajaran pemerintahan desa sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang sempurna, ” ucapnya.
Kades berharap para RT /RW sebagai corong pemerintahan untuk mensosialisasikan program desa kepada masyarakat agar diketahui masyarakat hingga mereka ikut dalam mensukseskan program pemerintah.
Selama tidak bertentangan dengan norma agama dan aturan pemerintah, kegiatan ini bisa dilanjutkan terus sebagai warisan buat generasi mendatang.
” Mereka agar tahu sejarah dan punya rasa tanggung jawab untuk menjaga dan mencintai Desa Keboncau, ” pungkasnya. (Abdul Haris Nasution) ***








