HARIAN SUMEDANG — Pemerintah Pusat terus merealisasikan amanat UUD 1945 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Salah satu sekolah penerima bantuan Program Revitalisasi Tahun Anggaran 2026 adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanjungjaya, Desa Mulyajaya, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Saat ini, sekolah tersebut memiliki 132 siswa serta didukung 11 tenaga pengajar, lengkap dengan operator, penjaga sekolah, dan kepala sekolah.
Proyek revitalisasi ini mencakup rehabilitasi empat ruang kelas, satu ruang perpustakaan, pembangunan satu Ruang Kelas Baru (RKB), serta tiga unit toilet, termasuk fasilitas khusus disabilitas.
Kepala SDN Tanjungjaya, Asep Kurniawan Jaelani, S.Pd.I., menyatakan bahwa penciptaan rasa aman dan nyaman dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) menjadi prioritas utamanya sejak menjabat 1,5 tahun lalu.
Guna mewujudkan hal tersebut, pihak sekolah aktif memperbarui data kondisi sarana dan prasarana yang rusak melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) ke kementerian terkait.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada September 2026, SDN Tanjungjaya resmi menerima alokasi Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari APBN 2026 senilai Rp1.109.931.772.
Pekerjaan fisik dilaksanakan secara swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan jangka waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender.
Asep menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemendikdasmen atas realisasi bantuan yang dinilai sangat vital bagi peningkatan mutu pendidikan di sekolahnya.
Baca Juga:
Rekomendasi dan Tren Motor Listrik Murah di Indonesia 2026
5 Kandidat Siap Bertarung di Pilkades Cipamekar, Dadi Heryanto Usung Visi ‘MANTAP
Meski demikian, ia berharap pemerintah dapat melanjutkan bantuan pada tahun-tahun berikutnya untuk melengkapi fasilitas penunjang lain, seperti ruang laboratorium, UKS, dan ruang olahraga/serbaguna, mengingat lahan sekolah masih memadai. ( Abdul Haris )







