Atasi Kendala Air, Program RJIT Kementan Sentuh Petani Ujungjaya Sumedang

- Pewarta

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 16 kelompok tani terpilih menjadi penerima manfaat prioritas, salah satunya Kelompok Tani UQY yang berlokasi di Desa Ujungjaya.

Sebanyak 16 kelompok tani terpilih menjadi penerima manfaat prioritas, salah satunya Kelompok Tani UQY yang berlokasi di Desa Ujungjaya.

HARIAN SUMEDANG ONLINE — Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan bantuan kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) bagi para petani di Kabupaten Sumedang.

Program yang bersumber dari APBN 2026 ini salah satunya  diprioritaskan untuk puluhan kelompok tani di Kecamatan Ujungjaya pada tahap pertama.

Sebanyak 16 kelompok tani terpilih menjadi penerima manfaat prioritas, salah satunya Kelompok Tani UQY yang berlokasi di Desa Ujungjaya.

Ketua Kelompok Tani UQY, Dedeh, menyampaikan apresiasi mendalam atas terealisasinya bantuan fisik jaringan irigasi tersebut.

Ia mengucapkan terima kasih kepada para petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), UPTD Dinas Pertanian, hingga Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang.

Menurut Dedeh, seluruh jajaran dinas terkait bersama pemangku kepentingan (stakeholder) terus berkolaborasi demi mensukseskan target swasembada pangan nasional.

Bantuan RJIT ini menjadi solusi nyata di tengah krisis air irigasi yang kerap melanda akibat penurunan debit air di saluran primer.

Masalah krisis air ini kian terasa mendesak lantaran ribuan hektar lahan di lima desa se-Kecamatan Ujungjaya masih terdampak belum selesainya perbaikan Bendung Cariang.

Hingga kini, proyek perbaikan Bendung Cariang belum menunjukkan tanda-tanda akan rampung dalam waktu dekat.

Melalui rehabilitasi irigasi tersier ini, potensi kehilangan air akibat kebocoran saluran dipastikan bakal terkendali setelah pengerjaan selesai.

Langkah tersebut sejalan dengan target utama program RJIT, yakni memperbaiki jaringan irigasi yang rusak agar pasokan air ke sawah mengalir maksimal.

Kelompok Tani UQY sendiri mengelola lahan seluas kurang lebih 15 hektar yang berbatasan langsung dengan area persawahan Kelompok Tani Palasah.

Dedeh berharap program ini dapat terus berlanjut pada masa mendatang untuk menjangkau saluran-saluran irigasi lain yang belum tersentuh perbaikan.              ( Abdul Haris )

Berita Terkait

BAZNAS Sumedang Luncurkan Lumbung Pangan Jagung untuk Entaskan Kemiskinan
Warga Sumedang Kehilangan Dompet Berisi Dokumen Penting dalam Perjalanan dari Semarang
Sambut Masa Pensiun, Kang Jek Siap “Edankan” Garasi Persib Sumedang di Desa Baginda
Bupati Dony Ahmad Munir: “Pancasila Jangan Cuma Dihafalkan, Tapi Dibumikan!”
Ketua DPRD Sumedang Ajak Generasi Muda Pertahankan Nilai Pancasila di Momen Hari Kesaktian Pancasila
Meninggalnya Sang Kades Senior di Cijambu Kecamatan Tanjungsari, Meninggalkan Jejak Tanya di Warga
5 Kandidat Siap Bertarung di Pilkades Cipamekar, Dadi Heryanto Usung Visi ‘MANTAP
Program RJIT Kementan Bawa Harapan Baru, Poktan Desa Palasari Sumedang Optimistis Naikkan IP 200 ke IP 300

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Atasi Kendala Air, Program RJIT Kementan Sentuh Petani Ujungjaya Sumedang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:59 WIB

BAZNAS Sumedang Luncurkan Lumbung Pangan Jagung untuk Entaskan Kemiskinan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Warga Sumedang Kehilangan Dompet Berisi Dokumen Penting dalam Perjalanan dari Semarang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Sambut Masa Pensiun, Kang Jek Siap “Edankan” Garasi Persib Sumedang di Desa Baginda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Bupati Dony Ahmad Munir: “Pancasila Jangan Cuma Dihafalkan, Tapi Dibumikan!”

Berita Terbaru