HARIAN SUMEDANG – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan dukungan TNI-Polri menyalurkan bantuan operasi serta pemeliharaan jaringan irigasi tersier di Kabupaten Sumedang.
Program yang disalurkan melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi bersama Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP 1) Bandung ini bertujuan memperkuat ketahanan nasional menuju swasembada pangan.
Salah satu penerima manfaat program ini adalah Kelompok Tani Ciroyom II yang berlokasi di Dusun Ciroyom, Desa Palasari, Kecamatan Ujungjaya. Kelompok tani ini menerima bantuan dana sebesar Rp100 juta.
Dana tersebut diperuntukkan bagi pembangunan saluran irigasi tersier sepanjang 300 meter, yang terbagi masing-masing 150 meter pada sisi kiri dan kanan saluran.
Kelompok Tani Ciroyom II merupakan salah satu sentra lumbung padi di wilayah Kecamatan Ujungjaya, dengan total hamparan lahan pertanian mencapai 17 hektar.
Berkat adanya pembangunan saluran irigasi ini, sebanyak 12 hektar lahan pertanian warga kini sudah berhasil teraliri air secara optimal.
Perwakilan Kelompok Tani Ciroyom II, Momon, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang atas kepercayaan serta bantuan yang diberikan.
Ia menilai bantuan ini sangat mendukung produktivitas sektor pertanian, sekaligus menjadi langkah strategis dalam memitigasi dampak cuaca ekstrem El Nino.
Pelaksanaan proyek dilakukan secara swakelola dengan melibatkan tenaga kerja lokal. Pola ini terbukti efektif membantu meningkatkan pendapatan warga sekitar.
Baca Juga:
Persaingan Pilkades Sekarwangi Memanas, 5 Calon Mulai Gerilya Rebut Suara Warga
HUAWEI eKit Luncurkan Intelligent Office Solution 2.0, Hadirkan Akses Teknologi Cerdas bagi UKM
Momon memastikan seluruh pengerjaan perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi berjalan lancar, sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang ditetapkan pemerintah.
Pihaknya berharap Kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Sumedang dapat kembali mengucurkan bantuan di tahun mendatang.
Harapan tersebut diajukan mengingat masih terdapat sekitar 500 meter saluran irigasi di wilayah tersebut yang membutuhkan perbaikan lanjutan. ( Abdul Haris )







