Gadis Asal Gunung Kidul Ini Bernama Tidak Lumrah, Dita Leni Ravia, yang Berarti ” Diikat Tali Ravia “

- Pewarta

Selasa, 23 Januari 2024 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSUMEDANG.COM – Pemberian nama anak kadang disesuaikan dengan momen kisah dan misteri yang terjadi atas diri orangtuanya menjelang atau di saat anak itu lahir.

Suara.com menurunkan satu tulisan tentang gadis asal Gunungkidul yang namanya sepintas biasa saja, yakni Dita Leni Ravia.

Dita Leni Ravia, konon diambil dari bahasa Jawa, yang dalam Bahasa Indonesia berarti “Diikat Tali Ravia”.

Tidak kalah anehnya lagi, tv.liputan6.com melansir seorang pelajar di Temanggung namanya menggunakan merk kendaraan yakni Honda Suzuki Impalawati.

BACA JUGA:

Sahabat Bang Ara Dukung Prabowo Subianto, Maruarar Sirait: Saya Salut dengan Ketulusan Hati Pak Prabowo

Prabowo Subianto Sebut Petani Pahlawan Bangsa, Tangan dan Keringatnya Hasilkan Pangan untuk Rakyat

IDN Times. com memuat orang yang hanya bernama Y, padahal nama panjangnya Aiwinur Siti Diah Ayu Mega Ningrum Dwi Pangestuti Lestasi Endang Pamikasih Sri Kumala Sari .

Andy Go To School. Nama ini dimiliki oleh seorang polisi warga Dusun Kedung Rengit RT 01 RW 04, Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Boleh percaya boleh tidak, ada orang bernama Satria Baja Hitam, Saiton, Selamat Dunia Ahirat, Tuhan, Nabi, Royal jelly. Jas Hujan, Alloh Husomat, Firman Alloh, dan mungkin masih banyak lagi.

Ggwp.id menscan KTP mereka, Satria Baja Hitam adalah pria kelahiran 03 Oktober 1983 warga Gerem Dusun Kalimati RT 003 RW 05 Desa Bandar Dalam Kabupaten Lampung Selatan.

Saiton, berdasarkan data di SIM-nya, lahir 10 Pebruari 1976, berprofesi seorang guru di Palembang, sedangkan Selamat Dunia Akhirat berasal dari Purbalingga. ***

Berita Terkait

IRI Indonesia Serukan Empat Poin dan Prihatin Atas Berulangnya Kebakaran Hutan
Polri Sudah Tetapkan 138 Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan
Demi Karir Anak, Johan Nekad Jalan Kaki Pemalang – Jakarta
PWI Yogyakarta  Usulkan Almarhum Udin Wartawan Bernas Sebagai Pahlawan Nasional
DJBC Banten Memusnahkan Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal  serta Ribuan Liter Minol
Ribuan Personel Gabungan Disiagakan, 21 Orang Diamankan Jelang Aksi BEM UI di Bundaran HI
IRI Indonesia dan Pemprov Papua Barat Satukan Iman, Adat, dan Kebijakan untuk Selamatkan Hutan Papua
Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo NTT: Peringatan Tsunami Dikeluarkan, 2 Meninggal di Sikka

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 03:39 WIB

IRI Indonesia Serukan Empat Poin dan Prihatin Atas Berulangnya Kebakaran Hutan

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Polri Sudah Tetapkan 138 Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan

Sabtu, 5 September 2026 - 14:50 WIB

Demi Karir Anak, Johan Nekad Jalan Kaki Pemalang – Jakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:50 WIB

PWI Yogyakarta  Usulkan Almarhum Udin Wartawan Bernas Sebagai Pahlawan Nasional

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:17 WIB

DJBC Banten Memusnahkan Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal  serta Ribuan Liter Minol

Berita Terbaru

Info Sumedang

Sensasi Jafro Megawanto dan Dominasi Zhenjun Zhao di WJPC 2026

Senin, 21 Sep 2026 - 11:43 WIB

Info Sumedang

Sumedang Siap Menuju Destinasi Sport Tourism Dunia lewat WJPC 2026

Senin, 21 Sep 2026 - 11:28 WIB

Pers Rilis

Konvensi Manufaktur Dunia 2026 Resmi Dibuka di Hefei, Anhui

Senin, 21 Sep 2026 - 09:11 WIB