Kekalahan Timnas Indonesia U-19 dengan Skor Tipis, Ini Pandangan Media Australia

- Pewarta

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : liputan6.com

Foto : liputan6.com

Kekalahan Timnas Indonesia U-19 dengan Skor Tipis, Ini Pandangan Media Australia

 

HARIANSUMEDANG.COM – Kekalahan tipis Timnas Indonesia U-19 dengan skor 0-1 dari Australia pada babak semifinal Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara menjadi sorotan hangat.

Media-media olahraga Australia (seperti jaringan ulasan sepak bola Young Socceroos) memberikan pandangan yang cukup objektif sekaligus menaruh rasa hormat  terhadap performa skuad asuhan Nova Arianto.

Berikut adalah rangkuman sorotan utama media Australia terkait kekalahan tipis skuad Garuda Muda:

Pujian untuk Tembok Kokoh Pertahanan Indonesia

Media Australia secara terbuka memuji kedisiplinan lini belakang Indonesia yang digalang oleh I Putu Panji Arka dan Al Gazani Dwi.

Sepanjang babak pertama hingga menjelang akhir babak kedua, pertahanan Indonesia dinilai sangat “keras kepala” dan sulit ditembus.

Jurnalis Australia menyoroti betapa frustrasinya barisan depan Young Socceroos yang mengandalkan keunggulan fisik dan umpan-umpan silang, namun berkali-kali mentok oleh organisasi pertahanan Indonesia.

Penampilan Heroik Penjaga Gawang

Penampilan penjaga gawang Indonesia, Dafa Al Gasemi, mendapat apresiasi khusus. Media Australia menyebutkan jika bukan karena serangkaian penyelamatan dari Dafa, Australia seharusnya bisa mencetak gol lebih awal.

Ketangguhan Dafa di bawah mistar gawang diakui sempat membuat mental bertanding para pemain depan Australia diuji secara serius.

“Beruntung” Memiliki VAR dan Marcus Neil

Analis sepak bola Australia mengakui bahwa kemenangan mereka diraih dengan sangat dramatis dan penuh ketegangan.

Gol tunggal Marcus Neil pada menit ke-89 yang sempat dianulir karena dugaan offside sebelum akhirnya disahkan oleh Video Assistant Referee (VAR) disebut sebagai momen krusial.

Media di sana sepakat bahwa laga ini berjalan sangat seimbang, dan Australia sedikit “beruntung” karena mampu memanfaatkan satu momen hilangnya fokus lini belakang Indonesia di menit-menit akhir pertandingan melalui skema serangan balik cepat.

Pengakuan atas Lonjakan Kualitas Sepak Bola Indonesia

Secara umum, media Australia memandang Indonesia bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata di kelompok umur.Mereka mencatat bahwa gap kualitas teknis antara pemain Australia dan Indonesia kini sudah semakin menipis.

Sorotan media sana menilai bahwa skuad Garuda Muda hanya kalah dalam hal kematangan taktik di menit-menit krusial (jam terbang), sebuah pandangan yang juga diamini oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Kekalahan 0-1 ini memang menyakitkan bagi publik tanah air karena terjadi di penghujung laga, namun bagi Australia, kemenangan tipis ini adalah bukti bahwa Indonesia telah menjelma menjadi kekuatan sepak bola yang sangat kompetitif dan merepotkan di kawasan Asia. ( Tatang Tarmedi ) ****

Berita Terkait

Sumedang Utara Raih Gelar Juara Piala Dony Yoshua U-21 2026 dan Bawa Pulang Rp50 Juta
Dari Hero Manila ke “Demam Panggung”: Kapan Peralta Kembali ke Performa Aslinya?
Analisis El Clasico Persija VS Persib Beban Mental dan Keputusan Taktis Jadi Bumerang  bagi Persib
Larangan Suporter Tamu: Merawat Ketakutan atau Mendidik Kedewasaan?
Dua Bintang Kembar dari SMPN 1 Jatinangor: Mengukir Prestasi di Bidang Renang, Menatap Asa Nasional 
Mengejar Asa di Lapangan Hijau: Misi Skuad Muda Persima Majalengka Menembus Segi Empat Terbaik Jawa Barat
Sensasi Nobar ‘Mewah’ Berudara Segar: Garasi Persib Baginda Sumedang Siap Sambut Wa Haji Umuh
Alya Putri Nur Batrisya, Atlet Muda SMPN 1 Jatinangor Sabet Juara 1 Kejurda Aquathlon Jawa Barat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Sumedang Utara Raih Gelar Juara Piala Dony Yoshua U-21 2026 dan Bawa Pulang Rp50 Juta

Selasa, 22 September 2026 - 05:54 WIB

Dari Hero Manila ke “Demam Panggung”: Kapan Peralta Kembali ke Performa Aslinya?

Senin, 14 September 2026 - 09:49 WIB

Analisis El Clasico Persija VS Persib Beban Mental dan Keputusan Taktis Jadi Bumerang  bagi Persib

Minggu, 6 September 2026 - 13:52 WIB

Larangan Suporter Tamu: Merawat Ketakutan atau Mendidik Kedewasaan?

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Dua Bintang Kembar dari SMPN 1 Jatinangor: Mengukir Prestasi di Bidang Renang, Menatap Asa Nasional 

Berita Terbaru