Table of Contents
ToggleKekalahan Timnas Indonesia U-19 dengan Skor Tipis, Ini Pandangan Media Australia
HARIANSUMEDANG.COM – Kekalahan tipis Timnas Indonesia U-19 dengan skor 0-1 dari Australia pada babak semifinal Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara menjadi sorotan hangat.
Media-media olahraga Australia (seperti jaringan ulasan sepak bola Young Socceroos) memberikan pandangan yang cukup objektif sekaligus menaruh rasa hormat terhadap performa skuad asuhan Nova Arianto.
Berikut adalah rangkuman sorotan utama media Australia terkait kekalahan tipis skuad Garuda Muda:
Pujian untuk Tembok Kokoh Pertahanan Indonesia
Media Australia secara terbuka memuji kedisiplinan lini belakang Indonesia yang digalang oleh I Putu Panji Arka dan Al Gazani Dwi.
Sepanjang babak pertama hingga menjelang akhir babak kedua, pertahanan Indonesia dinilai sangat “keras kepala” dan sulit ditembus.
Jurnalis Australia menyoroti betapa frustrasinya barisan depan Young Socceroos yang mengandalkan keunggulan fisik dan umpan-umpan silang, namun berkali-kali mentok oleh organisasi pertahanan Indonesia.
Penampilan Heroik Penjaga Gawang
Penampilan penjaga gawang Indonesia, Dafa Al Gasemi, mendapat apresiasi khusus. Media Australia menyebutkan jika bukan karena serangkaian penyelamatan dari Dafa, Australia seharusnya bisa mencetak gol lebih awal.
Baca Juga:
Kesbangpol Kabupaten Sumedang Gelar Pendidikan Politik bagi Siswa
Sosok Erawan Sukarya: Memimpin dengan Hati, Merawat Tradisi, dan Jauh dari Gosip Miring
Ketangguhan Dafa di bawah mistar gawang diakui sempat membuat mental bertanding para pemain depan Australia diuji secara serius.
“Beruntung” Memiliki VAR dan Marcus Neil
Analis sepak bola Australia mengakui bahwa kemenangan mereka diraih dengan sangat dramatis dan penuh ketegangan.
Gol tunggal Marcus Neil pada menit ke-89 yang sempat dianulir karena dugaan offside sebelum akhirnya disahkan oleh Video Assistant Referee (VAR) disebut sebagai momen krusial.
Media di sana sepakat bahwa laga ini berjalan sangat seimbang, dan Australia sedikit “beruntung” karena mampu memanfaatkan satu momen hilangnya fokus lini belakang Indonesia di menit-menit akhir pertandingan melalui skema serangan balik cepat.
Baca Juga:
Pengakuan atas Lonjakan Kualitas Sepak Bola Indonesia
Secara umum, media Australia memandang Indonesia bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata di kelompok umur.Mereka mencatat bahwa gap kualitas teknis antara pemain Australia dan Indonesia kini sudah semakin menipis.
Sorotan media sana menilai bahwa skuad Garuda Muda hanya kalah dalam hal kematangan taktik di menit-menit krusial (jam terbang), sebuah pandangan yang juga diamini oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Kekalahan 0-1 ini memang menyakitkan bagi publik tanah air karena terjadi di penghujung laga, namun bagi Australia, kemenangan tipis ini adalah bukti bahwa Indonesia telah menjelma menjadi kekuatan sepak bola yang sangat kompetitif dan merepotkan di kawasan Asia. ( Tatang Tarmedi ) ****









