HARIAN SUMEDANG ONLINE – Pemerintah Kabupaten Sumedang mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2026 mendatang.
Pemilihan kali ini mengusung terobosan baru dengan menerapkan sistem pemungutan suara secara elektronik (e-voting).
Kesiapan pelaksanaan Pilkades berbasis digital tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, di Gedung Negara, Rabu (14/10/2026).
Fokus pada Kesiapan LO dan Simulasi Lapangan
Dalam arahannya, Bupati Dony menekankan pentingnya peran Liaison Officer (LO) dari para kepala perangkat daerah untuk menguasai peta wilayah tugas masing-masing secara terperinci.
“Para kepala perangkat daerah yang menjadi LO harus memahami secara detail desa tanggung jawabnya, lokasi TPS, serta mekanisme pelaksanaannya,” ujar Dony.
Ia meminta agar sosialisasi dan gladi bersih pemungutan suara digital dilakukan secara masif agar masyarakat terbiasa dengan tata cara memilih berbasis aplikasi.
“Kita tinggal dua minggu lagi menuju pelaksanaan Pilkades. Mari kita persiapkan dan sukseskan bersama,” tegasnya.
Era Baru Demokrasi Desa
Menurut Dony, Pilkades Serentak 2026 bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan momentum transformasi tata kelola demokrasi tingkat desa di Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:
SDN Cibeusi Siap Hadapi Penilaian Adiwiyata Tingkat Nasional
Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Sosialisasi Pilkades Elektronik, Siapkan Pegawai Jadi LO di TPS
XTransfer Luncurkan Layanan Pembayaran Lintasnegara di Chili
Pemanfaatan teknologi digital dinilai efektif mempercepat proses penghitungan suara, meminimalkan potensi kesalahan, serta efisiensi anggaran melalui pengurangan penggunaan kertas.
“Sumedang siap menyukseskan Pilkades Serentak secara digital. Ini bagian dari terobosan kita untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Kesiapan Infrastruktur dan Regulasi
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang, Widodo Heru Prasetyawan, menjelaskan Pilkades kali ini diikuti oleh 93 desa di 26 kecamatan dengan total 424 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Untuk memastikan kelancaran teknis, Pemkab Sumedang menjadwalkan agenda sosialisasi dan simulasi penuh pada Jumat mendatang.
Baca Juga:
VT Markets Gandeng Island Sports Club, Padukan Dunia Trading dan Gaya Hidup Aktif
YR Fitness Bermitra dengan PrimaFit dan Berekspansi ke Indonesia
Eileen Gu Tampil sebagai Pembicara dalam KFF Inspiring Women Leadership Series di SMU
Simulasi tersebut akan mencakup pengujian aplikasi, kesiapan perangkat notebook, laptop, serta alur teknis pemungutan suara di lapangan.
“Dengan persiapan yang matang dari aspek regulasi, teknologi, hingga SDM, kami optimistis Pilkades Serentak 2026 berlangsung tertib, aman, dan transparan,” pungkas Widodo. ( Siti Kowati )








