HARIANSUMEDANG.COM — Idealnya eksistensi Palang Merah Indonesia (PMI) selain sebagai bank darah, pula bisa berada dan memberikan pertolongan pertama di saat ada bencana dan kerusuhan.
Sudahkah PMI Sumedang menjalankan tupoksinya tersebut ? Tentu saja hanya masyarakat yang bisa menilai. Jurnalis media ini berhasil mewawancara Ketua PMI Sumedang drg H. Agus Rasjidi pada Senin, (27-5-2024).
Menurut drg H. Agus Rasjidi tergantung dengan mana membandingkannya, bila dengan Kabupaten Majalengka dan Kuningan, Sumedang boleh disebut selevel, namun bila dengan Cirebon dan Bandung misalnya jauh berbeda.
” Karena perhatian pemerintah daerahnya pun berbeda, ” katanya sembari tersenyum. Kota Bandung bantuan hibah pemerinrah daerahnya Rp.15 miliar, sedangkan Sumedang hanya Rp. 300 juta.
Bantuan Rp.300 juta itu, imbuh H. Agus Rasjidi jauh bisa mencukupi untuk laksanakan tugas kepeemian, ‘ Untuk operasional PMI Sumedang misal butuh Rp. 5,2 miliar, sangat tidak cukup,” katanya.
Dikatakannya lagi dilihat dari ketersediaan sarana dan prasarana, kondisi PMI Sumedang disebut tidak memadani tapi tetap tertangani disebut kurang memang kurang untuk diangka ideal atau standar akreditasi.
Termasuk dalam tenaga dan sumberdaya manusianya, kata drg H. Agus Rasjidi PMI Sumedang butuh penambahan SDM, namun darimana pengupahannya.
” Sementara UU Nomor 1 Tahun 2018 menyatakan pengelolaan PMI itu yang pertama kewajiban pemerintah, namun saya tahu penganggaran pemerintah itu dibagi-bagi, untung saja masih kebagian juga,” terang H. Agus.
Terkait dengan besar bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Sumedang tethadap PMI, pernah katanya ketika Bupati Don Murdono mencapai angka hampir satu miliar.
Baca Juga:
Dorong UMKM Go Digital, Bupati Sumedang Diganjar Apresiasi Konektivitas Digital 2026
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
” Makin ke sini makin berkurang, malah dari mulai Pandemi Covid-19 angka Rp.300 juta itu tidak pernah beranjak sampai sekarang, ” terang H. Agus yang pernah menduduki jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sumedang.
( Tatang Tarmedi ) ***








