Makam Marongge Dipercaya Tempat Keramat Untuk Kelancaran Jodoh

- Pewarta

Sabtu, 4 Mei 2024 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSUMEDANG.COM — Makam keramat Marongge di Desa Marongge Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang dipercaya banyak orang sebagai tempat untuk memperlancar datangnya jodoh.

Tidaklah heran, bila makam ini, tiap waktunya selalu dikunjungi para jomblo dari berbagai daerah yang sulit mencari jodohnya.

Makam Marongge, konon tempat terkuburnya empat wanita bersaudara yang berparas cantik jelita. Saking cantiknya, keempatnya  jadi rebutan lelaki pada masa itu. Termasuk raja- raja.

Saking banyaknya pelamar, empat wanita itu menggelar sebuah sayembara barang siapa bisa menarik Kukuk ( buah sejenis labu besar) yang ia hanyutkan ke sungai niscaya ia akan dijadikan jodohnya.

Banyak lelaki yang mendaftar, termasuk para raja dan bangsawan, lomba pun digelar. Si empat  wanita cantik berdiri di pinggir sungai Cimanuk sambil pegang buah kukuk.

Dengan satu aba-aba, buah kukuk itu dihanyutkan ke sungai, para lelaki yang ikut sayembara, berupaya menarik kembali buah kukuk dihanyutkan di sungai, tentu saja dengan kekuatan bathinnya.

Namun,  tidak seorang pun yang sanggup, empat  wanita itu berkata kepada para peserta,” Kamu-kamu tak mampu lakukan itu, bagaimana bisa untuk melindungi kami,” katanya.

Buah kukuk lain ia hanyutkan ke sungai, setelah itu, empat wanita lakukan meditasi sesaat, ternyata aneh bin ajaib, buah yang hanyut itu kembali menentang arus ke arah empat wanita itu.

Semua terkesima melihat kenyataan tadi, selain cantik, si jelita memiliki kekuatan maha dasyat , dari situlah lahir Pelet Marongge, sebentuk pengasihan yang bisa menarik lawan jenis untuk mencintai.

Pelet Marongge itu sendiri jarang ada yang asli, beberapa orang metafisik menyebut, pelet Marongge asli telah lama terkubur  bersama beberapa karya  sastra lisan lainnya, seperti Pantun Beton (Tatang Tarmedi ) ***

Berita Terkait

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data
Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026
Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor
Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak
H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang
Pemerintah Desa Raharja Bantah Isu Penyelewengan Dana BUMDes Sektor Peternakan
Sumedang Akselerasi Digitalisasi Transaksi hingga Tingkat Desa Melalui HLM TP2DD 2026
MPLS SMAN Jatinunggal Hari Pertama, Harmoni Tradisi Sunda Sambut Ratusan Siswa Baru

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:15 WIB

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:21 WIB

Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:48 WIB

Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:53 WIB

H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang

Berita Terbaru