Table of Contents
ToggleClick
HARIA SUMEDANG — Niat baik tak selamanya berbuah seperti yang diharapkan, namun kepedulian tetap patut diapresiasi. Seorang wanita di Cheshire, Inggris, menjadi sorotan setelah menggalang “misi penyelamatan darurat” semalaman untuk seekor makhluk yang ia duga sebagai anak landak (hedgehog) terluka. Belakangan terungkap, satwa yang ia rawat dengan penuh kasih sayang itu hanyalah hiasan pom-pom yang terlepas dari topi kupluk musim dingin.
Peristiwa menggelitik ini bermula ketika sang wanita yang tak disebutkan namanya menemukan buntalan bulu cokelat tergeletak tak bergerak di pinggir jalan kawasan Knutsford pada malam hari. Khawatir hewan mungil tersebut mengalami hipotermia atau diserang predator, ia memutuskan untuk menolongnya.
Dengan sangat berhati-hati, ia memindahkan “hewan” tersebut ke dalam kotak kardus yang telah dialasi koran hangat, lengkap dengan semangkuk makanan khusus landak di sampingnya. Ia bahkan menjaga ruangan tetap tenang sepanjang malam demi memastikan sang anak landak tidak stres.
Kejutan di Klinik Rehabilitasi
Keesokan harinya, wanita tersebut bergegas membawa kotak penyelamatannya ke Lower Moss Wood Nature Reserve & Wildlife Hospital, sebuah klinik rehabilitasi satwa liar setempat.
Dokter hewan senior yang bertugas, Janet Kotze, menerima pasien darurat tersebut dengan penuh kehati-hatian. Namun, kejanggalan mulai terasa saat Kotze membuka kotak untuk melakukan pemeriksaan medis awal.
“Benda itu sama sekali tidak bernapas, tidak memiliki detak jantung, dan makanan di mangkuknya utuh. Ketika saya mengangkatnya, saya langsung menyadari berat dan teksturnya sangat aneh untuk seekor landak,” ujar Kotze.
Setelah diamati lebih dekat, makhluk bernyawa yang dikhawatirkan dalam kondisi kritis itu ternyata merupakan pom-pom—buntalan bulu hiasan—yang terlepas dari kupluk seseorang.
“Kebaikan hati tidak pernah salah. Walaupun ternyata itu cuma hiasan topi kupluk, niat wanita ini untuk menyelamatkan satwa liar sangat patut diacungi jempol. Lebih baik keliru karena peduli daripada acuh tak acuh.”
— Pernyataan resmi Lower Moss Wood Nature Reserve
Respons Pihak Klinik
Mengetahui fakta bahwa pasien yang ia selamatkan adalah aksesoris pakaian, wanita tersebut dikabarkan sangat malu, segera mengambil kembali pom-pom tersebut, dan bergegas meninggalkan lokasi.
Baca Juga:
Bersembunyi di Ketinggian Kota, SMPN 9 Sumedang Hadirkan Sekolah Berarsitektur Unik
Unik! Pohon Kelapa “Menjelajah” Tanah Sebelum Menjulang Tinggi di Tanjungsari Sumedang
Menerjang Hujan dan Ombak Demi Nyawa: Perjuangan Bidan Vera di Pesisir Langkat
Meski berakhir konyol, pihak RS Hewan Lower Moss Wood meluruskan bahwa mereka sama sekali tidak keberatan. Mereka justru mengunggah kejadian ini di media sosial sebagai pengingat masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan dan satwa liar, sekaligus memberikan sedikit hiburan di tengah kepatuhan kerja harian mereka.
Sumber Berita:
Disarikan dan diterjemahkan dari laporan berita internasional Cheshire Live dan Newsweek (Inggris).







