Mempererat Kekeluargaan, Meneguhkan Perdamaian: Catatan Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris

- Pewarta

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mempererat Kekeluargaan, Meneguhkan Perdamaian: Catatan Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris

SUMEDANG24JAM — Di tengah dinamika geopolitik global yang penuh ketidakpastian, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan rangkaian kunjungan kenegaraan yang sarat makna di Paris, Prancis. Lawatan kali ini tidak hanya memperkokoh jalinan diplomatik dan kemitraan strategis di level tertinggi pemerintahan, namun juga menyentuh akar rumput melalui kebersamaan yang hangat bersama diaspora Indonesia di tanah rantu.

Kedekatan Tanpa Jarak: Iduladha di Wisma Indonesia

Rangkaian kegiatan Presiden Prabowo di Paris dimulai dengan momen emosional yang penuh kebersamaan. Pada Rabu (27/5), Pemimpin berkepala peci hitam itu melaksanakan ibadah salat Iduladha 1447 Hijriah bersama warga negara Indonesia (WNI) dan diaspora di Wisma Indonesia, Paris.

Tiba sekitar pukul 08.40 waktu setempat diiringi gemuruh takbir dan tahmid, kehadiran Presiden Prabowo langsung disambut hangat oleh saf jemaah yang telah memadati area sejak pagi hari. Pelaksanaan salat yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh imam dan khatib Fakhruddin Arrozi, seorang dosen Universitas Muhammadiyah Lamongan lulusan Universitas Islam Internasional Islamabad, Pakistan.

Momen ini meninggalkan kesan mendalam bagi para diaspora. Dini Indriyani, yang telah bermukim di Paris selama 15 tahun, mengaku merasakan kebahagiaan berlipat.

Salat bersama Pak Presiden itu benar-benar merasa seperti salat bersama keluarga besar Republik Indonesia,” ungkap Dini penuh haru.

Hal senada disampaikan oleh Azrina, serta dua diaspora muda, Shafa dan Jelita, yang mengaku gugup sekaligus bangga bisa bersalaman langsung dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut setelah biasanya hanya melihat lewat layar kaca.

Dalam kesempatan ini, Presiden turut didampingi oleh putra semata wayangnya, Ragowo “Didit” Hediprasetyo, Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan P. Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sambutan Agung Militer di Les Invalides

Melanjutkan agenda resminya, pada Kamis (28/5) pukul 15.30 waktu setempat, atmosfer kunjungan berubah menjadi penuh kemegahan seremonial. Pemerintah Prancis menyambut kehadiran Presiden Prabowo dengan upacara penghormatan militer resmi di halaman Les Invalides, Paris.

Mengenakan setelan jas abu-abu dipadu peci hitam, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia Sébastien Lecornu. Di bawah langit Paris, lagu kebangsaan Indonesia Raya bergema agung, disusul oleh lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise.

Dalam prosesi ini, Presiden Prabowo memperkenalkan delegasi tingkat tinggi Indonesia yang mendampinginya, antara lain:

  • Menteri Luar Negeri Sugiono

  • Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan P. Roeslani

  • Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto

  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

  • Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar

  • Putra Presiden, Didit Hediprasetyo

Usai perkenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melakukan inspeksi pasukan kehormatan. Penghormatan tertinggi ini kemudian ditutup dengan iring-iringan kendaraan kepresidenan yang bergerak menuju Istana Élysée, dikawal meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis.

Kemitraan Strategis di Istana Élysée: Dari Ekonomi hingga Solusi Dua Negara

Puncak dari kunjungan kenegaraan ini adalah pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée. Pertemuan ini melahirkan komitmen kuat kedua negara yang kini berada dalam level hubungan terbaiknya (Comprehensive Strategic Partnership).

1. Komitmen Perdamaian Global dan Isu Palestina

Di tengah tensi geopolitik dunia, kedua kepala negara sepakat bahwa perdamaian adalah harga mutlak. Secara khusus, Presiden Prabowo menegaskan kesamaan pandangan antara Indonesia dan Prancis terkait konflik Palestina-Israel, yakni melalui implementasi solusi dua negara (two-state solution).

Indonesia tetap berpandangan tidak mungkin ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara dan tanpa keadilan bagi rakyat Palestina,” tegas Prabowo, sembari mengapresiasi Prancis sebagai salah satu pelopor di Barat yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.

2. Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Forum Bisnis

Untuk mengonkretkan hubungan ekonomi, kedua pemimpin menyambut baik pembentukan France-Indonesia High Level Business Council. Forum bisnis tingkat tinggi ini dirancang untuk menggenjot investasi dan memperluas keterlibatan perusahaan-perusahaan Prancis dalam proyek pembangunan nasional di Indonesia. Kerja sama ini juga didorong melalui percepatan penyelesaian perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

3. Sektor Energi, Pendidikan, dan Budaya

Selain pertahanan dan energi bersih, sektor pendidikan menjadi sorotan dalam pertemuan ini. Sebagai langkah nyata mempererat hubungan antarmasyarakat (people-to-people contact), Presiden Prabowo mengumumkan bahwa dirinya telah menginstruksikan pengajaran bahasa Prancis di berbagai jenjang pendidikan di Indonesia.

Hubungan di Level Terbaik

Sebagai simbol pengakuan atas kedekatan historis dan strategis ini, Presiden Prabowo mengungkapkan rasa hormatnya atas undangan Prancis kepada Indonesia untuk berpartisipasi dalam Parade Militer Tahunan (Defile) memperingati Hari Nasional Prancis (Bastille Day) pada 14 Juli tahun depan. Kehadiran ini disinyalir akan menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara Asia pertama yang mendapatkan kehormatan berparade di defile benua Eropa tersebut.

“Di keadaan global yang penuh ketidakpastian, penuh ketegangan, penuh konflik, kedua negara kita bisa memainkan suatu peranan yang positif. Hubungan Indonesia dan Prancis berada di tingkat, menurut saya, yang terbaik,” pungas Presiden Prabowo menutup pernyataannya. (Tatang Tarmedi) ****

Berita Terkait

Pemerintah Indonesia Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Personel TNI Penjaga Perdamaian di Lebanon
Kementerian Luar Negeri: 32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Sebagian Kini Sudah Tiba di Indonesia
Dialog Kenegaraan Presiden Prabowo: Simbol Persatuan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global
Pelatih Valencia CF dan Tiga Anaknya Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Indonesia
Katerina Lisina Wanita Berkaki Paling Panjang di Dunia Pada Usia 16 Tahun Tinggi Badannya 198 Cm
Tempat- Tempat Menyeramkan di Dunia Termasuk Rumah Pembunuhan Kapak Villisca dan Pulau Boneka
Muslim Uighur Xinjiang dipaksa Bekerja Agar Mereka Tidak Melakukan Ibadah Puasa ?
Lalit Patidar ‘Manusia Serigala’ dari India, Ia Memiliki 201, 72 Helai Rambut Per Sentimeter Persegi Kulit

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:47 WIB

Mempererat Kekeluargaan, Meneguhkan Perdamaian: Catatan Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris

Jumat, 3 April 2026 - 16:36 WIB

Pemerintah Indonesia Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Personel TNI Penjaga Perdamaian di Lebanon

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:31 WIB

Kementerian Luar Negeri: 32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Sebagian Kini Sudah Tiba di Indonesia

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:10 WIB

Dialog Kenegaraan Presiden Prabowo: Simbol Persatuan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

Senin, 29 Desember 2025 - 04:15 WIB

Pelatih Valencia CF dan Tiga Anaknya Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Indonesia

Berita Terbaru

Pers Rilis

Desay SV Pamerkan Inovasi Mobilitas Berbasis AI di AEE 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:27 WIB