Kementan Gelontorkan Bantuan Senilai Rp.7,06 miliar kepada Pemkab Sumedang

- Pewarta

Sabtu, 6 April 2024 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Gelontorkan Bantuan ke Pemkab Sumedang (Dok.Hariansumedang.com/ Tatang Tarmedi)

Menteri Pertanian Gelontorkan Bantuan ke Pemkab Sumedang (Dok.Hariansumedang.com/ Tatang Tarmedi)

HARIANSUMEDANG.COM –  Kementerian Pertanian kucurkan bantuan senilai Rp.7,06 miliar kepada Pemkab Sumedang.

Bantuan secara simbolis diterima Plh Pj Bupati Sumedang Tuti Ruswati dari Menteri Pertanian (Mentan) Indonesia Andi Amran Sulaiman.

Mentan sekaligus meninjau pompanisasi di areal pesawahan Desa Marongge. Kecamatan Tomo,  Jumat (5/4/2024).

Plh Pj Bupati Tuti bersyukur, Sumedang mendapat bantuan alat pertanian dan benih selain  pompanisasi dari Kementerian Pertanian

” Bantuan ini bisa meningkatkan produksi pangan dan membantu para petani,” kata Tuti.

Bantuan  berupa benih padi senilai Rp 2,02 miliar untuk 5.945 hektare, benih jagung 5.131 hektare senilai Rp 4,61 miliar dan 1 unit mesin perontok padi  senilai Rp 430 juta.

Saat kunjungan ke Sumedang, Mentan Andi Amran Sulaiman mengecek pompanisasi di Desa Marongge, Kecamatan Tomo.

  • “Saya mengecek pompanisasi di Sumedang sudah berjalan dengan baik. Turun ke lapangan untuk mengecek memastikan contoh bangunan pompa,” kata Mentan Andi Amran.

Areal sawah di Desa Marongge merupakan sawah tadah hujan yang hanya bisa panen satu kali selama setahun.

Dengan pompanisasi dari Sungai Cilutung diharapkan bisa panen tiga sampai empat kali dalam setahun.

pompanisasi dari Sungai Cilutung bisa mengalirkan air 20 liter per detik untuk mengairi 51,6 hektare sawah di Desa Marongge.

Menurutnya, pompanisasi di Sumedang  merupakan contoh pompanisasi terbaik . “Ini cara pasang pompanya dan terbaik hasilnya selama kami keliling, ” kata Mentan.

Mentan minta kepada seluruh jajaran Kementan pemasangan pompa di Sumedang menjadi contoh di seluruh Indonesia.

Mentan menghitung, potensi sawah di Jawa Barat seluas 343 ribu hektare. Jjika 300 ribu hektar bisa diairi,  akan meningkatkan produktivitas padi hingga 200 persen, dan nilainya mencapai Rp 15 triliun.

” Bisa dibayangkan kalau Rp 15 triliun ini bergerak maka akan ada multiflayer efek, ekonomi bergerak di tingkat desa dan menjadi kebahagian petani,” kata Mentan Andi Amran. (Tatang Tarmedi) ***

Berita Terkait

Akselerasi Kawasan Rebana, Pemkab Sumedang Ajukan Pembangunan SPAM Ujung Jaya ke Kementerian PUPR
Bupati Dony Imbau Truk Sumbu Tiga Tidak Melintasi Kawasan Pendidikan Jatinangor
Kasek SMPN 1 Tanjungsari Lepas Tim Terbaiknya ke  Olimpiade Sains Nasional
Menembus Batas Lokal, Membawa “Jiwa” Sumedang ke Panggung Wisata Dunia
PLN Sumedang Gelar Pasukan & Alat: Tak Ada yang Lebih Berharga dari Jiwa Manusia!
Kesbangpol Kabupaten Sumedang Gelar Pendidikan Politik bagi Siswa
Sosok Erawan Sukarya: Memimpin dengan Hati, Merawat Tradisi, dan Jauh dari Gosip Miring
Bupati Dony Perkuat Jejaring UMKM Sumedang, Gandeng Agung Sari Utama untuk Perluas Pasar Produk Lokal

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:03 WIB

Akselerasi Kawasan Rebana, Pemkab Sumedang Ajukan Pembangunan SPAM Ujung Jaya ke Kementerian PUPR

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:03 WIB

Bupati Dony Imbau Truk Sumbu Tiga Tidak Melintasi Kawasan Pendidikan Jatinangor

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:54 WIB

Kasek SMPN 1 Tanjungsari Lepas Tim Terbaiknya ke  Olimpiade Sains Nasional

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:51 WIB

Menembus Batas Lokal, Membawa “Jiwa” Sumedang ke Panggung Wisata Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:03 WIB

PLN Sumedang Gelar Pasukan & Alat: Tak Ada yang Lebih Berharga dari Jiwa Manusia!

Berita Terbaru