MAJALENGKA – Sebanyak 25 desa dan kelurahan di Kabupaten Majalengka menerima dukungan kendaraan operasional bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Penyerahan secara simbolis 31 unit mobil, yang terdiri atas dump truck dan pick up, berlangsung di Markas Kodim 0617/Majalengka, Jumat, 8/5/2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat beroperasinya koperasi sebagai penggerak ekonomi di tingkat akar rumput.
Komandan Kodim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu menuturkan, bantuan tersebut merupakan program Kementerian Pertanian bersama PT Agrinas Indonesia selaku kepanjangan tangan Presiden Prabowo Subianto. Hadir dalam penyerahan itu Kasdim Mayor Inf Sugianto, para perwira staf, Danramil, Babinsa pendamping, kepala desa dan lurah, ketua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih penerima, serta Kabid Koperasi DK2UKM Kabupaten Majalengka.
“Jaga dan rawat baik-baik kendaraan ini. Gunakan hanya untuk sarana operasional KDKMP. Dilarang keras digunakan di luar kebutuhan koperasi,” ujar Letkol Fahmi di hadapan para penerima. Ia menekankan bahwa kendaraan tersebut adalah aset negara yang harus dikelola secara akuntabel untuk menunjang distribusi, logistik, dan kegiatan usaha koperasi di desa.
Dari total 31 unit yang diserahkan, enam desa memperoleh masing-masing dua unit berupa satu dump truck dan satu pick up, sementara 19 desa lainnya menerima satu unit pick up. Fahmi menambahkan, peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto melalui konferensi video pada 18 Mei 2026.
Di Majalengka sendiri telah terbangun 230 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Namun, Letkol Fahmi mengakui belum seluruh desa dan kelurahan memiliki koperasi karena terkendala koordinasi di lapangan. “Koperasi yang dibangun dengan anggaran negara tidak boleh gagal,” tegasnya. Pembangunan tahap berikutnya, kata dia, masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat.
Dengan hadirnya kendaraan operasional ini, Kodim 0617 berharap roda usaha koperasi di desa dapat segera berputar optimal. Keberadaan armada dinilai krusial untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus memastikan program prioritas pemerintah pusat benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke pelosok Majalengka. ( Abdul Haris ) ****








