Lima Kelompok Tani di Kecamatan Tomo Juga Menerima Bantuan Rumah Pompa dari Kementan

- Pewarta

Rabu, 31 Juli 2024 - 04:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima kelompok tani di Kecamatan Tomo mendapat bantuan Rumah Pompa dari Kementan ( Dok Hariansumedang.com / Abdul Haris )

Lima kelompok tani di Kecamatan Tomo mendapat bantuan Rumah Pompa dari Kementan ( Dok Hariansumedang.com / Abdul Haris )

HARIANSUMEDANG.COM — Lima kelompok tani di Kecamatan Tomo mendapatkan bantuan Rumah Pompa dari Kementerian Pertanian.

Kelima kelompok tani tersebut yaitu Kelompok Tani Cigambir Ketua Rasman , Sekretaris Elon, Bendahara RT Ayut lokasi desa Tolengas.

Kelompol Tani Tunas Harapan Ketua Sopandi, kelompok tani di desa Marongge, Sugih Mukti Ketua Adang dan kelompok Mukti Tani II Ketua Yogi lokasi di Desa Cipeles.

” Kami ucapkan terimakasih banyak kepada pemeritah atas terealisasinya bantuan rumah pompa ini kami akan pergunakan dan pelihara dengan baik, ” kata Ketua  kelompok Tani Cigambir..

Mereka akui bantuan itu turun akibat koordinasi ,komunikasi dan kolaborasi baik antara anggota kelompok, ketua kelompok, PPL Nina, Kepala desa Tolengas .serta Ketua Koordinator UPTD Pertanian.

Para kelompok kini masih dalam proses mengerjakan , ” Insyaallah musim tanam yang akan datang bisa dioperasikan secara maksimal dan bisa digunakan sebaik baiknya, ” katanya.

Didapat keterangan, kelima kelompok tani penerima bantuan memenuhi syarat memperoleh bantuan program pompanisasi guna meningkatkan produksi minimal 1,2 juta ton per hektar.

Adapun kriteria untuk bisa mendapatkan bantuan, luas hamparan minimal 20 ha, lahan tersebut merupakan lahan pertanian tadah Hujan, ada sumber air yang bisa disedot oleh pompa.

Kecamatan Tomo merupakan daerah pertanian yang kesulitan sumber air karena jarang ada saluran irigasi teknis.

Padahal sungai Cimanuk, Cipeles, dan Cilutung yang melintasi kawasan Kecamatan Tomo debit airnya sangat besar.

Namun sungai- sungai itu baru bisa dimanfaatkan oleh petani-petani bermodal saja yang bisa membeli pompa sedot.

Sementara, petani – petani lainnya hanya mengurut dada ingin memanfaatkan potensi debit air besar tadi, tapi sebagian lega mendapat bantuan Rumah Pompa.

( Abdul Haris ) ***

Berita Terkait

Dorong UMKM Go Digital, Bupati Sumedang Diganjar Apresiasi Konektivitas Digital 2026
Kepala SMP Negeri 1 Jatinangor Lepas Atlet Berprestasi Menuju POPWDA Jabar 2026
Sekcam Tanjungsari Agus Turaz Beri Pembinaan Wawasan Kebangsaan di SMP dan MA Muhammadiyah
Menguat Desakan Warga Agar Kades Ayat Ruhiyat Maju Kembali Pada Pilkades Margajaya 2026
Bupati Dony Resmikan Mini Soccer PPS: Olahraga sebagai Nadi Baru Pelayanan Publik Sumedang
Sumedang Rintis Revolusi Sampah: N30 Turbocyclon, Teknologi Air Karya Putra Daerah Resmi Beroperasi
Warga Cisumur Desa Pamekarsari Kecamatan Surian Gotong Royong Bangun Balai Dusun
Bupati Sumedang Tekankan Peran Strategis RT/RW, ARWT Diminta Jadi Motor Pemberdayaan Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:30 WIB

Dorong UMKM Go Digital, Bupati Sumedang Diganjar Apresiasi Konektivitas Digital 2026

Kamis, 16 April 2026 - 14:19 WIB

Kepala SMP Negeri 1 Jatinangor Lepas Atlet Berprestasi Menuju POPWDA Jabar 2026

Kamis, 16 April 2026 - 06:47 WIB

Sekcam Tanjungsari Agus Turaz Beri Pembinaan Wawasan Kebangsaan di SMP dan MA Muhammadiyah

Rabu, 15 April 2026 - 11:38 WIB

Menguat Desakan Warga Agar Kades Ayat Ruhiyat Maju Kembali Pada Pilkades Margajaya 2026

Rabu, 15 April 2026 - 10:19 WIB

Bupati Dony Resmikan Mini Soccer PPS: Olahraga sebagai Nadi Baru Pelayanan Publik Sumedang

Berita Terbaru