HARIANSUMEDANG.COM — Peringatan hari iadi Desa Palabuan ke-42 diisi dengan beragam kegiatan, diantaranya ziarah kubur dan santunan kepada anak yatim piatu.
Rangkaian acara berlangsung selama tiga hari, dimulai Jum’at tanggal 23 hingga Minggu 25 Agustus 2024 di Balai Desa Palabuan, kecuali ziarah kubur.
Keseluruhan rangkaian acara dijalankan panitia milangkala Anen Suhara yang dibentuk Kepala Desa Palabuan Nana Supriatna dengan melibatkan unsur-unsur ketahanan desa.
Unsur-unsur yang terlibat, diantaranya anggota perangkat desa, BPD, LPM, RT/RW, karang taruna, kader posyandu, linmas, ibu ibu Al-Hidayah dan tokoh masyarakat lainnya.
Jum”at 23 Agustus dijalankan ziarah kubur ke empat makam leluhur di Desa Palabuan, yaitu makam Buyut Kawal di Tegal Wangon, Buyut Samud dan KH Tabroni di Bale Rante, serta ke makam Buyut Darma di Bojong terong.
Puncak acara pemotongan kue dan tumpeng ulang tahun oleh Kepala Desa, dilanjutkan dengan acara santunan kepada 60 anak yatim piatu.
Setelah pentas seni dan kreasi, digelar Tabligh Akbar yang mendatangkan Ustadz kondang dari Banten H Nurul Qomar,S.Sos.,MM.
Hadir dalam acara tersebut Camat Ujungjaya Risyana ,S.STP, Kapolsek di wakili Bripka Wawan S , Danramil, Ketua BPD Dayat ,LPM, tokoh masyarakat, agama serta Undangan lainnya.
Kades Nana Supriatna dalam sambutanya memohon doa, dukungan dan kekompakan semua warga Desa Palabuan untuk menjalankan program-program desa.
Baca Juga:
Tekan Angka Tuberkulosis, Puskesmas Jatinangor Intensifkan Program Pengawas Menelan Obat (PMO)
Akselerasi Program Strategis Nasional, Pemkab Majalengka Pacu Swasembada Pangan.
Beberapa program skala prioritas yang akan dijalankan Pemdes Palabuan diantaranya pembuatan Cekdam dan pembangunan mesjid yang akan di mulai hari Rabu minggu ini.
Selain itu, Kades Nana pun menyebut penataan desa wisata sepanjang aliran sungai Cimanuk mulai dari Cijelag hingga Dusun Balerante dan Pembuatan Pabrik Pakan Ikan.
Untuk pabrik pakan Ikan kades memerlukan suplay bahan baku jagung dan singkong, untuk itu Pemdes Pelabuhan akan memberi modal petani untuk membudidayakan komodiras jagung dan singkong.
(Abdul Haris N) ***







