HARIANSUMEDANG.COM – Pemdes Bugel Kecamatan Tomo menerapkan Dana Desa non Earmark tahap 2 diantaranya untuk pembangunan sarana olahraga lapang futsal multifungsi.
Pembangunan lapang futsal tersebut disambut antusias warga terutama para generasi muda serta warga masyarakat yang hobi olahraga.
Dikatakan Kades Bugel, Rohyat Amd, pembangunan lapang futsal merupakan aspirasi masyarakat Godang dan Cikaraha sejak lama.
” Cing atuh Wu ? mun jadi deui kuwu teh pikirkeun keur nyieun lapang, maenya lapang dimana wae, pan aya lahan di kidul jieunkeun lapang wu” tutur Kades Rohyat menirukan perkataan warga.
Dalam arti, warga menyarankan, bila terpilih kembali menjadi kades, ada lahan kas desa di sebelah selatan, bisa untuk dijadikan lapangan sepakbola.
” Kebetulan saya jadi lagi kades, suara terbanyak waktu itu di dukung masyarakat, termasuk Godang dan gandawesi yang ngusulkeun sarana olahraga , ” katanya.
Kata Kades, tujuan pembangunan lapang futsal, ingin menggali dan mengembangkan potensi generasi muda di bidang olahraga, agar bakat mereka menjadi prestasi handal.
Aspirasi mereka, kata Kades, disampaikan melalui musdus, musdes, sampai munrenbangdes, ” Makanya, usulan itu menjadi skala prioritas, dan saya ingin membayar janji saya, ” ucapnya.
Kades berharap di semua dusun ada sarana olahraga yang memadai, ” Alhamdulillah lapang voli ada di Cikaraha, lapang badminton/bulutangkis ada diGandawsi dan sekarang Lapang futsal bagi warga Godang akan dibangun, ” terang kades.
Baca Juga:
Sertijab Kepala Desa Cipelang Kecamatan Ujungjaya Harapan Baru untuk Desa yang Lebih Maju
Kementerian Luar Negeri: 32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Sebagian Kini Sudah Tiba di Indonesia
Kades memberi contoh banyak pemuda yg bekerja di perusahaan dikarenakan berprestasi dalam bidang Olah Raga.
” Jadi, prestasi bisa merubah ekonomi masyarakat, semoga dengan tersedianya fasilitas olahraga lebih banyak lagi lahir generasi muda berprestasi yang bisa membawa perubahan ekonomi masyarakat, ” kilahnya.( Abdul Haris ) ***







