Pertahankan Komitmen Akuntabilitas, Kabupaten Majalengka Raih Opini WTP 13 Kali Berturut-turut
HARIANSUMEDANG.COM – Pemerintah Kabupaten Majalengka kembali menorehkan prestasi gemilang dalam pengelolaan keuangan daerah. Kabupaten Majalengka berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-13 kalinya secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan prestisius ini diterima langsung oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, bersama Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Didi Supriadi, di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat pada Selasa (9/6/2026). Prosesi penyerahan tersebut juga didampingi oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Majalengka, Yayan Sumantri, serta Inspektur Kabupaten Majalengka, Hendra Krisniawan.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata atas konsistensi dan komitmen Pemkab Majalengka dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan yang berlaku.
Motivasi Tingkatkan Pelayanan Publik
Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini. Menurutnya, mempertahankan opini WTP selama lebih dari satu dekade bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan kerja keras kolektif.
“Alhamdulillah, Kabupaten Majalengka kembali meraih opini WTP untuk yang ke-13 kalinya secara berturut-turut. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka yang terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel,” ujar Eman.
Kendati demikian, Eman menegaskan bahwa opini WTP ini bukanlah tujuan akhir dari proses birokrasi, melainkan sebuah stimulus untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Prestasi ini harus menjadi penyemangat bagi seluruh aparatur pemerintah daerah untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kinerja, serta memastikan setiap rupiah anggaran yang dikelola benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat pengawasan dan akuntabilitas demi mewujudkan Majalengka Langkung Sae,” tambahnya.
Sinergi Kuat Eksekutif dan Legislatif
Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Didi Supriadi, turut memberikan apresiasi tinggi atas kinerja jajaran eksekutif. Ia menilai capaian ini merupakan buah dari sinergi dan harmonisasi yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran.
“Atas nama DPRD Kabupaten Majalengka, kami mengucapkan selamat atas diraihnya kembali opini WTP ke-13 secara berturut-turut. Ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Didi.
Baca Juga:
AGIBOT Gelar APC 2026 di Indonesia, Percepat Implementasi AI Berwujud Fisik di Pasar Lokal
Pelatih Mozambik Puji Timnas Indonesia, ” Ranking FIFA Hanyalah Ilusi ” Katanya
Didi juga memastikan bahwa pihak legislatif akan terus mengoptimalkan fungsi pengawasan agar penggunaan anggaran di masa mendatang bisa lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kami berharap capaian ini dapat terus dipertahankan sekaligus menjadi dorongan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Majalengka,” pungkasnya.
Dengan keberhasilan mempertahankan opini WTP ke-13 ini, Kabupaten Majalengka semakin memperkokoh fondasi good governance (tata kelola pemerintahan yang baik) sebagai modal utama dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ( Abdul Haris ) ****








