Renang Seolah-olah Masih Wajib di Beberapa SMP Negeri di Sumedang Orang Tua Siswa Keluhkan Beban Biaya

- Pewarta

Minggu, 7 Desember 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGSARI — Kegiatan renang yang masih diwajibkan di beberapa SMP Negeri di Sukedang menuai sorotan dari sejumlah orang tua siswa.

Salah satunya adalah orang tua dari Dini (bukan nama sebenarnya), siswi kelas VIII yang kerap absen setiap kali kegiatan renang berlangsung.

Bukan karena enggan, melainkan karena keterbatasan ekonomi yang membuatnya tak mampu mengikuti kegiatan tersebut.

“Kadang untuk makan saja kami kesulitan, apalagi harus membayar biaya renang,” ujar orang tua Dini dengan nada lirih.

Dalam kondisi ekonomi yang pas-pasan dan jumlah anggota keluarga yang banyak, biaya tambahan untuk kegiatan renang menjadi beban tersendiri.

Namun, pihak sekolah melalui guru PJOK seolah etap mewajibkan keikutsertaan siswa dalam kegiatan renang.

Kebijakan ini dinilai tidak sensitif terhadap kondisi sosial ekonomi siswa. Padahal, pendidikan seharusnya inklusif dan tidak membebani siswa.

“Kami berharap Dinas Pendidikan atau Pemprov Jawa Barat bisa mengkaji ulang kebijakan ini.

Di daerah lain seperti Bekasi, kegiatan renang tidak diwajibkan,” tambah orang tua Dini.

Kritik juga datang dari sejumlah pemerhati pendidikan yang menilai bahwa sekolah seharusnya memberikan alternatif bagi siswa.

Terlebih, masih banyak materi PJOK lain yang bisa diajarkan tanpa memerlukan biaya tambahan.

Kegiatan renang memang penting untuk kesehatan dan keselamatan, namun pelaksanaannya harus mempertimbangkan aspek keadilan dan aksesibilitas.

Jika tidak, kegiatan yang seharusnya menyenangkan justru menjadi momok bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Pihak sekolah dan Dinas Pendidikan diharapkan segera merespons keluhan ini dengan bijak dan manusiawi.

Pendidikan PJOK bukan hanya renang, tetapi juga tentang empati dan keadilan sosial. (T) ***

 

Berita Terkait

Bupati H. Dony Ahmad Munir Kupas Makna Simbolis Olah Raga Paralayang
13 Negara Akan Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026
Kepala Sekolah SD Negeri Cimirun Wado Pimpin Pembenahan Fasilitas dan Perbaikan Ruang Kelas
Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Harus Dijaga Bila Dijual Ada Sanksi Hukum
Rapat paripurna DPRD kabupaten Sumedang dalam rangka Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah dan Raperda Perubahan APBD
Wabup Fajar Tekankan Sekolah Ramah Lingkungan: Mulai dari Kelas hingga Pilah Sampah
Tukang Becak Sumedang Ikuti Pelatihan Becak Listrik, Bupati Dony: Pelayanan Harus Ramah dan Someah
Peringati HUT ke-65 Pramuka, Kwarran Tomo Gelar Jambore Ranting 2026 di Buper Darmawangi

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 11:46 WIB

Bupati H. Dony Ahmad Munir Kupas Makna Simbolis Olah Raga Paralayang

Minggu, 13 September 2026 - 11:26 WIB

13 Negara Akan Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:31 WIB

Kepala Sekolah SD Negeri Cimirun Wado Pimpin Pembenahan Fasilitas dan Perbaikan Ruang Kelas

Kamis, 10 September 2026 - 21:56 WIB

Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Harus Dijaga Bila Dijual Ada Sanksi Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 18:41 WIB

Rapat paripurna DPRD kabupaten Sumedang dalam rangka Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah dan Raperda Perubahan APBD

Berita Terbaru

Info Sumedang

Bupati H. Dony Ahmad Munir Kupas Makna Simbolis Olah Raga Paralayang

Minggu, 13 Sep 2026 - 11:46 WIB

Info Sumedang

13 Negara Akan Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026

Minggu, 13 Sep 2026 - 11:26 WIB