SUMEDANG – Sosok yang tak hanya mengabdikan diri sebagai pemimpin sekolah, tapi juga sebagai seniman yang penuh kreativitas, ya Jatnika Pria Utama.
Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Sumedang ini adalah contoh nyata dari kombinasi harmonis antara dedikasi pendidikan dan passion seni.
Setiap goresan kuas dan pahatan yang ia ciptakan bukan hanya mempercantik ruangan dan tembok-tembok kosong, tapi juga menginspirasi generasi muda untuk mengeksplorasi potensi kreatif mereka.
Karya-karya lukis, pahat, dan mural yang menghiasi galery seninya di Desa Baginda, di sekolah dan beberapa sudut kota adalah bukti nyata dari komitmennya dalam memperkaya budaya seni di lingkungan sekitar.
“Bagi saya, seni adalah bahasa universal yang bisa saling menghubungkan. Melalui karya seni, saya ingin anak-anak didik saya bisa mengekspresikan diri, berpikir kritis, dan menjadi insan yang lebih kreatif.” Ujarnya.
Salah satu karya yang paling ikonik adalah mural besar di tembok Cigugur, sebuah karya yang menggambarkan potensi Sumedang dalam kemasan bahasa seni.
“Mural ini bukan hanya sekedar hiasan, tapi simbol dari perjuangan dan harapan kita semua untuk masa depan yang lebih cerah,” tambahnya.
Jatnika mengaku seni membantunya menjadi pendidik yang lebih kreatif dan inspiratif, sementara pengalaman mengajar memberikannya banyak inspirasi untuk berkarya.
Dengan dedikasi dan kreativitasnya, Jatnika membuktikan bahwa menjadi pemimpin sekolah tidak hanya tentang administrasi dan kurikulum, tapi juga tentang bagaimana bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda. ( Tatang Tarmedi ) ****
Baca Juga:
Peringati Hardiknas 2026, Bupati Majalengka: IPM Tertinggi di Ciayumajakuning,
Revitalisasi SLB Doa Bunda Tanjungsari Rp1,05 Miliar Dimulai, Pelaksana Jamin Sesuai Spek








