TOMO – Ratusan warga memadati bekas terminal lama Tolengas, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Selasa (21/4/2026), untuk berburu bahan pokok dalam Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemkab Sumedang.
Antrean mengular sejak pagi, didominasi ibu rumah tangga yang ingin mendapatkan beras, minyak, gula, telur, daging ayam, hingga aneka sayuran serba Rp5.000 dengan harga jauh di bawah pasaran.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Sumedang ke-448.
Tak hanya menjual bapokting, acara ini juga menghadirkan “pelayanan keliling” dari sejumlah instansi.
Warga bisa mengurus administrasi kependudukan di stand Disdukcapil, membayar pajak kendaraan di Samsat, membuat NIB, donor darah, hingga cek kesehatan gratis dari Dinkes.
Salah satu warga, Neni (42) asal Citele, Desa Tolengas, mengaku rela antre lama karena server Kemendagri sempat terganggu. “Padahal kalau lancar, 3 menit juga selesai,” ujarnya.
Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M., yang hadir langsung bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Dr. Tono Suhartono, S.P., M.M., menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremonial.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah adalah upaya nyata menjaga daya beli masyarakat di tengah ekonomi yang dinamis. Ia menyebut tema HJS ke-448, _Simpatina Kadeuleu, Karampa, Karasa_, harus diwujudkan lewat program yang terlihat, terukur, dan benar-benar dirasakan warga.
Program ini diikuti empat kecamatan, yakni Tomo, Ujungjaya, Conggeang, dan Paseh. Pelaksanaan berjalan tertib berkat sistem antrean yang dijaga petugas gabungan dari kecamatan, desa, dan Forkopimcam.
Turut hadir Camat Tomo Risyana, S.STP., Camat Ujungjaya Gun Gun Nugraha, S.Sos.M.Si., Kapolsek Tomo AKP Bahan Kusbandi, Danposramil Perlu Danang. G, Manager PLN UP3 Sumedang Ramdani Agustiansyah, serta para kepala SKPD dan kepala desa.
Baca Juga:
Inspirasi di Balik Kesuksesan H. Suprapto, Menanam Kebaikan dengan Pola Pikir Bertumbuh
Schaeffler dan VinDynamics Jalin Kemitraan Strategis untuk Mengembangkan Robot Humanoid
Selain pangan murah dan layanan publik, Pemkab Sumedang juga menyalurkan bantuan sosial kepada warga. Bantuan yang diberikan antara lain kursi roda, perbaikan rumah tidak layak huni, serta dukungan untuk anak-anak dalam program kepedulian sosial. Langkah ini melengkapi misi acara: hadir sebagai solusi atas kebutuhan rakyat.
Dengan memadukan intervensi harga pangan dan pelayanan publik satu pintu, Gerakan Pangan Murah diharapkan meringankan beban warga sekaligus mendekatkan layanan pemerintah. “Tidak hanya hadir sebagai program, tetapi hadir sebagai solusi,” tutup Bupati Dony. ( Abdul Haris ) ****








