MAJALENGKA – Dalam era digital yang semakin maju, peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) menjadi semakin strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyebarluaskan program dan informasi kepada masyarakat.
KIM harus menjaga kredibilitas dan akurasi informasi yang tersebar, terutama dalam rangka menangkal hoaks, malinformasi, dan misinformasi yang tersebar di masyarakat.
Plh. Kepala Dinas Kominfo Jawa Barat, Bayu Rakhmana, menekankan pentingnya peran KIM dalam menyebarkan informasi yang akurat dan bermanfaat.
“KIM harus menjadi salah satu kontributor yang aktif dalam menyebarkan informasi yang akurat dan bermanfaat,” ujarnya saat membuka kegiatan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Politeknik Mardira Panyingkiran Majalengka.
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Yomanius Untung, menambahkan bahwa KIM dapat menjadi jembatan informasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Melalui KIM dan media sosial, kita dapat lebih mudah menyampaikan aspirasi maupun persoalan yang terjadi di lapangan, termasuk terkait pengawasan penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.
KIM mempunyai posisi strategis dalam menyampaikan informasi langsung kepada masyarakat di wilayah secara langsung. Di sisi lain, wakil rakyat juga dapat menyampaikan kebijakan dan program secara cepat serta memperoleh umpan balik secara langsung.
Dalam kegiatan Bimtek yang diikuti KIM se Ciayumajakuning, para peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menyebarkan informasi yang akurat dan bermanfaat.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan peran KIM dalam menyebarkan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya informasi yang akurat. ( Abdul Haris ) ****
Baca Juga:
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?








