Rakor Persampahan Bandung Raya Capai Titik Terang, Sampah Akan Diolah Jadi Energi di Sarimukti

- Pewarta

Minggu, 5 April 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG — Upaya penyelesaian persoalan sampah yang selama puluhan tahun membayangi wilayah Bandung Raya dan sekitarnya akhirnya menemukan titik terang.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Permasalahan Persampahan yang digelar Minggu (5/4/2026) di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.

Rakor dipimpin Gubernur Dedi Mulyadi dan dihadiri sejumlah kepala daerah, di antaranya Bupati Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Garut, Purwakarta, Bupati Cianjur, serta Wali Kota Bandung dan Fokush lintas daerah.

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam merumuskan solusi konkret atas persoalan klasik tersebut.

“Terima kasih Pak Menteri Lingkungan Hidup, para kepala daerah, khususnya Bupati Bandung sebagai tokoh utama dalam penyelesaian ini.

Hari ini kita sudah menyelesaikan problem yang puluhan tahun tidak kunjung tuntas, yaitu mengelola sampah menjadi energi listrik,” ujarnya.

Ia menegaskan, kesepakatan telah dicapai bahwa pengolahan sampah akan dipusatkan di Sarimukti dengan kapasitas awal mencapai sekitar 3.700 ton per hari dan berpotensi terus ditingkatkan sesuai kebutuhan.

“Teknologinya bisa disesuaikan. Ini menjadi jantung pengelolaan sampah harian masyarakat Jawa Barat. Target kita, tiga tahun ke depan persoalan sampah bisa selesai, sampah hilang dan masyarakat pun senang,” tambahnya optimistis.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa proyek ini akan terintegrasi dengan pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa), sehingga selain menyelesaikan persoalan lingkungan, juga memberikan nilai tambah berupa energi listrik.

Sementara itu, Bupati Sumedang H Ahmad Munir menyambut baik langkah strategis tersebut sebagai bentuk kolaborasi lintas daerah dalam menjawab tantangan lingkungan yang kompleks.

Menurutnya, optimalisasi Sarimukti menjadi solusi nyata yang tidak hanya mengurangi beban daerah, tetapi juga mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.

“Ini adalah momentum penting. Sinergi antar daerah dan dukungan pemerintah pusat menjadi kunci agar pengelolaan sampah ke depan lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya. (SITI) ***

Berita Terkait

Pramuka Garuda Jadi Jalur Prioritas SPMB 2026, Kwarcab Majalengka Dorong Penguatan Karakter Pelajar
Heboh Ribuan Warga Majalengka Serbu Lanud Sugiri Sukani, Ada Apa?
Perkuat Kader Desa, TP PKK Majalengka Gelar Monev dan Salurkan Berbagai Bantuan Stimulan
Pertahankan Komitmen Akuntabilitas, Kabupaten Majalengka Raih Opini WTP 13 Kali Berturut-turut
Kabupaten Majalengka Raih Penghargaan Nasional dari Kemendagri
Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik
Hadir di Lepas Sambut Kajati Jabar, Bupati Dony Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Tata Kelola Pemerintahan
Bupati Majalengka Dukung Penuh Fasilitas MRO di Bandara Kertajati, Tolak Isu Pangkalan Militer

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:48 WIB

Pramuka Garuda Jadi Jalur Prioritas SPMB 2026, Kwarcab Majalengka Dorong Penguatan Karakter Pelajar

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:02 WIB

Heboh Ribuan Warga Majalengka Serbu Lanud Sugiri Sukani, Ada Apa?

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:26 WIB

Perkuat Kader Desa, TP PKK Majalengka Gelar Monev dan Salurkan Berbagai Bantuan Stimulan

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:59 WIB

Pertahankan Komitmen Akuntabilitas, Kabupaten Majalengka Raih Opini WTP 13 Kali Berturut-turut

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:22 WIB

Kabupaten Majalengka Raih Penghargaan Nasional dari Kemendagri

Berita Terbaru