SUMEDANG – Kecamatan Ujungjaya dipastikan akan melangkah ke Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Sumedang 2026. Kepastian ini diraih usai mereka menyegel gelar Juara I pada seleksi tingkat kecamatan,
Ketua K3S Kecamatan Ujungjaya, H. Ukan Sukarsa S.Pd menegaskan bahwa tahun ini Ujungjaya hanya menurunkan dua duta terbaiknya, Zihan Syaira siswi kelas 3 SDN Margamulya yang turun di cabang renang putri, serta satu atlet atletik dari SDN 1 Ujungjaya.
Meski hanya dua cabang, keyakinan itu tak luntur. “Kalau melihat skill dan semangat mereka berlatih, kami yakin keduanya akan membawa harum nama Kecamatan Ujungjaya,” ujar H. Ukan dengan nada optimis.
Lebih dari sekadar medali, keikutsertaan ini membawa pesan yang lebih dalam. H. Ukan menyuarakan kerinduan akan masa ketika lapangan bola, voli, dan bulutangkis hidup sebagai benteng generasi muda.
Baginya, olahraga bukan hanya soal kebugaran. Di dalamnya tersimpan filosofi tentang kekompakan, kesabaran, kesadaran akan kapasitas diri, dan cita-cita bersama demi sebuah kemenangan.
Nilai-nilai itu, katanya, adalah vaksin paling mujarab melawan penyimpangan. Ia menyoroti realitas pahit hari ini. Ketika sarana olahraga mati suri, ruang ekspresi anak muda menyempit, dan perilaku negatif seperti penyalahgunaan obat terlarang kian merajalela.
“Dulu kenakalan anak muda sedikit menurun karena lapangan masih hidup. Sekarang setelah fasilitas tidak berfungsi, penyimpangan sulit dihindari,” ungkapnya.
Ada harapan bahwa dari langkah kecil di lintasan Cigugur nanti, akan lahir gelombang besar yang menyadarkan semua pihak: ketika generasi muda punya kesibukan positif, bangsa ini punya alasan kuat untuk percaya bahwa kehancuran bisa dihindari. ( Abdul Haris ) ****








