Pemain-Pemain Anyar Persib Lambat ‘Berdarah’ Persib, Ini Ancaman Bagi Ekspektasi hattrick Juara

- Pewarta

Minggu, 21 September 2025 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatih Persib Bojan Hodak yang telah mengantarkan Persib dua kali juara berturut-turut

Pelatih Persib Bojan Hodak yang telah mengantarkan Persib dua kali juara berturut-turut

SPORT – Pemain-pemain berlabel bintang dengan harga fantastis untuk ukuran Indonesia didatangkan oleh Persib Bandung, namun hingga pekan ke 7 Liga Indonesia bergulir, Maung Bandung masih berada di urutan ke 6  klasemen sementara.

Tingginya harga pasar pemain sudah pasti berhubungan dengan kwalitas pemain itu sendiri. Ketika Persib menggelontorkan belanja pemain paling besar, itu artinya harga pasar tiap pemainnya tinggi dan pastinya kwalitas individu pemainnya juga di atas rata-rata.

Nilai pasar (market value) Persib Bandung pada September 2025 adalah sekitar Rp142,6 miliar setelah kedatangan pemain baru seperti Thom Haye, Federico Barba, Eliano Reijnders, dan Andrew Jung. Angka ini menjadikan Persib sebagai klub dengan nilai pasar tertinggi di Super League untuk musim 2025-2026. 

Permainan-permainan Persib hingga pekan ke lima Liga Super bergulir dan ACL melawan Lion City Sailors, tampaknya belum mencerminkan kerja tim yang solid. Terutama pemain-pemain asing yang baru, masih banyak bermain individual.

Padahal, tim tangguh itu dibentuk oleh individu-individu pemainnya yang unggul dan bisa bekerja kolektif serta etos kerja yang ngotot untuk menang. Untuk Persib, pemain-pemainnya telah unggul, namun belum bisa kerja kolektif dan kurangnya etos kerja individunya.

Sebenarnya, Persib telah memiliki tim tangguh, hingga bisa back to back juara, tinggal mengisi bolong-bolong di lini mana untuk mendatangkan pemain anyar mengisi kebolongan radi, sebenarnya ini kunci dominasi tim-tim tangguh di Eropa yang langganan juara.

Dan satu hal penting, pelatih Bojan Hodak harus menanamkan filosofis kejam kepada pemain ‘ hajar habis selagi masih bisa’ , jangan puas dengan kemenangan tipis lantas bertahan hingga akhirnya kebobolan lagi.

Melawan Lion City Sailors kemarin, di babak pertama persib menguasai penguasaan bola hingga Lion tidak bisa mengembangkan permainan, namun setelah unggul satu gol, Persib malah jadi bertahan. Ini strategi yang kurang pas ketika Persib telah menguasai lawan, ya akhirnya bisa disamakan skornya. *** Tatang Tarmedi

Berita Terkait

Garasi Persib Baginda Sumedang Siap Mengawal Kejayaan Persib di Panggung Domestik dan Asia
Persima Majalengka Ubah Strategi Pemanduan Bakat, Dorong Sinergi Pengusaha Lokal untuk Pendanaan
Mengapa Kiblat Pemain Asing di Liga 1 Indonesia Harus Mulai Bergeser dari Eropa ?
Kekalahan Timnas Indonesia U-19 dengan Skor Tipis, Ini Pandangan Media Australia
Pelatih Mozambik Puji Timnas Indonesia, ” Ranking FIFA Hanyalah Ilusi ” Katanya
Media Vietnam Soroti Kelemahan Taktis Usai Ditumbangkan Timnas U-19 Indonesia
Media Inggris Memperkirakan Anak Asuh John Herdman Bakal Menghadapi Perlawanan Sengit dari Tim Tamu
Sanksi Larangan Transfer FIFA Jadi Ganjalan Besar Persib Bandung Menuju Ambisi Kuatrik Juara dan Pentas Asia

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:34 WIB

Garasi Persib Baginda Sumedang Siap Mengawal Kejayaan Persib di Panggung Domestik dan Asia

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:28 WIB

Persima Majalengka Ubah Strategi Pemanduan Bakat, Dorong Sinergi Pengusaha Lokal untuk Pendanaan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:17 WIB

Mengapa Kiblat Pemain Asing di Liga 1 Indonesia Harus Mulai Bergeser dari Eropa ?

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:52 WIB

Kekalahan Timnas Indonesia U-19 dengan Skor Tipis, Ini Pandangan Media Australia

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:05 WIB

Pelatih Mozambik Puji Timnas Indonesia, ” Ranking FIFA Hanyalah Ilusi ” Katanya

Berita Terbaru