Puskesmas Pamulihan Kejar Target Skrining Kesehatan Gratis (CKG) di Tengah Tantangan Geografis

- Pewarta

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riswan Aprianto, S.KM., M.K.M., selaku Kepala Puskesmas Pamulihan, mengungkapkan bahwa target sasaran CKG ditetapkan sebesar 36% dari total jumlah penduduk di wilayah kerja mereka, atau setara dengan sekitar 13.000 jiwa.

Riswan Aprianto, S.KM., M.K.M., selaku Kepala Puskesmas Pamulihan, mengungkapkan bahwa target sasaran CKG ditetapkan sebesar 36% dari total jumlah penduduk di wilayah kerja mereka, atau setara dengan sekitar 13.000 jiwa.

SUMEDANG – Puskesmas Pamulihan terus berupaya mengoptimalkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari arahan prioritas Presiden RI untuk mendeteksi dini penyakit tidak menular di masyarakat. Meski telah berjalan sejak tahun lalu, program ini masih menghadapi sejumlah tantangan dalam mencapai target maksimal.

Riswan Aprianto, S.KM., M.K.M., selaku Kepala Puskesmas Pamulihan, mengungkapkan bahwa target sasaran CKG ditetapkan sebesar 36% dari total jumlah penduduk di wilayah kerja mereka, atau setara dengan sekitar 13.000 jiwa.

“Hingga saat ini, capaian kami baru menyentuh angka 30%. Tantangan di lapangan memang cukup berat, terutama terkait luasnya wilayah geografis dan aksesibilitas di Kecamatan Pamulihan,” ujar Riswan di ruang kerjanya, Sabtu (9/5/2026).

Program CKG ini menyasar seluruh kelompok usia. Setelah sebelumnya fokus pada usia remaja dan lansia, mulai bulan Mei ini Puskesmas Pamulihan mulai memperluas jangkauan skrining hingga ke kelompok bayi dan balita.

Menurut Kapus, kegiatan skrining ini meliputi pemeriksaan indikator kesehatan dasar, seperti:
Pengukuran berat badan dan tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, dagnosis dini penyakit umum seperti darah tinggi (hipertensi) dan asam urat.

Riswan menekankan bahwa tujuan utama CKG adalah diagnosa awal. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih dini, masyarakat dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.

Selain faktor geografis, keterbatasan jumlah tenaga kesehatan menjadi kendala internal yang signifikan. Saat ini, tim Puskesmas harus membagi fokus dengan berbagai program wajib lainnya, termasuk upaya percepatan pemberantasan penyakit Tuberkulosis (TB) yang sedang menjadi target kabupaten.

“Tenaga kami terbatas, sementara program yang harus dijalankan sangat banyak, bukan hanya CKG tapi ada juga penanganan TB dan lainnya,” tambah Riswan.

Di sisi lain, tingkat partisipasi masyarakat juga masih perlu ditingkatkan. Riswan mencontohkan, dalam sebuah kegiatan besar di tingkat kecamatan yang menargetkan 200 partisipan, jumlah warga yang hadir seringkali tidak mencapai target karena kesibukan masing-masing.

Sebagai langkah antisipasi, Puskesmas Pamulihan melakukan strategi jemput bola dengan melakukan kunjungan langsung ke Posyandu-Posyandu di desa-desa.

Diharapkan dengan pendekatan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya cek kesehatan rutin dapat meningkat demi mewujudkan masyarakat Pamulihan yang lebih sehat. ( Tatang Tarmedi ) ****

Berita Terkait

Ikhtiar Kesembuhan di Klinik Barokah Bhakti Rancakalong, Pendekatan Klinis Terukur dalam Penatalaksanaan Gout Artritis
Gerakan Sabilulungan Jatinangor, 700 Personel Brimob dan Warga Keroyokan Sukat Sungai
Sumedang Sambut Ratusan Mahasiswa Unpad, Geoteater Rancakalong Kini Jadi Ruang Belajar Terbuka
Terbukti Hemat Biaya dan Anakan Melimpah, Poktan Sumber Rejeki Siap Akselerasi PM AAS di Ujungjaya
Sumedang Gelar Pilkades Digital 2026, Kecamatan dari Majalengka Gelar Studi Banding
Pemkab Sumedang Luncurkan LMS Numerasi bagi 5.000 Guru SD
TK Asy-Syatibiiyyah Edukasi Siswa Mengenal Profesi dan Lembaga Negara di DPRD Sumedang
Disambut Hangat Ratusan Warga, Incumbent Cucun Alfian Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Ujungjaya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:28 WIB

Ikhtiar Kesembuhan di Klinik Barokah Bhakti Rancakalong, Pendekatan Klinis Terukur dalam Penatalaksanaan Gout Artritis

Selasa, 3 November 2026 - 11:23 WIB

Gerakan Sabilulungan Jatinangor, 700 Personel Brimob dan Warga Keroyokan Sukat Sungai

Senin, 2 November 2026 - 15:46 WIB

Sumedang Sambut Ratusan Mahasiswa Unpad, Geoteater Rancakalong Kini Jadi Ruang Belajar Terbuka

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Terbukti Hemat Biaya dan Anakan Melimpah, Poktan Sumber Rejeki Siap Akselerasi PM AAS di Ujungjaya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sumedang Gelar Pilkades Digital 2026, Kecamatan dari Majalengka Gelar Studi Banding

Berita Terbaru