HARIAN SUMEDANG — Langkah Persib Bandung dalam mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027 dipastikan tidak akan berjalan mudah.
Berdasarkan draf jadwal pertandingan yang dirilis, Pangeran Biru sudah harus menguras energi dan konsentrasi tinggi sejak peluit awal musim dibunyikan.
Ujian mental skuat asuhan Maung Bandung langsung tersaji di dua pekan pertama.
Setelah menjamu PSM Makassar di GBLA, pada pekan pembuka, Persib harus melakoni El Clásico ke markas Persija Jakarta pada pekan kedua.
Start krusial ini akan menjadi cermin awal sejauh mana kesiapan fisik dan mental tim dalam kembali memburu gelar juara.
Tantangan terberat musim ini diprediksi berada di penghujung tahun, tepatnya pada Desember 2026.
Persib dihadapkan pada kepadatan jadwal yang luar biasa padat, melakoni lima pertandingan intensitas tinggi dalam rentang waktu kurang dari tiga minggu.
Persib harus berhadapan dengan lawan-lawan tangguh seperti Persebaya Surabaya, PSS Sleman, Arema FC, Bhayangkara Presisi, hingga PSIM Yogyakarta.
Manajemen rotasi pemain dan kedalaman skuat di bangku cadangan akan menjadi kunci utama agar Maung Bandung tidak kehilangan poin.
Baca Juga:
Coolita Luncurkan FAST Media Alliance Pertama di Indonesia Bersama Sejumlah Stasiun TV Terkemuka
Tati Suryati, Pedagang Asal Jingkang Bulat Tekad Maju di Pilkades Tanjungmedar
Memasuki bulan Februari 2027, penyesuaian jadwal kick-off malam hari pukul 20.30 WIB juga menuntut adaptasi ritme biologis dan pemulihan fisik yang presisi.
Perubahan jam tanding di bulan puasa ini sering kali menjadi batu sandungan jika manajemen kebugaran pemain tidak dikelola secara cermat.
Puncak drama perburuan gelar diperkirakan akan terjadi di fase akhir kompetisi pada April hingga Mei 2027.
Persib bakal kembali berhadapan dengan Persija Jakarta di GBLA pada pekan ke-27, dilanjutkan dengan bentrokan sengit kontra Persebaya Surabaya di pekan ke-31.
Baca Juga:
Sling Crane Putus, Pekerja PG Rendeng Tewas Tertimpa Papan Pengangkat Tebu Seberat 80 Kilogram
Pemkab Kuningan Pelajari Implementasi KPBU APJ ke Kabupaten Madiun
Secara keseluruhan, kunci sukses Persib musim ini tidak hanya terletak pada ketajaman lini serang atau kokohnya pertahanan di kandang.
Konsistensi mengamankan poin di laga tandang serta kejelian pelatih mengatur stamina pemain menjadi pembeda utama apakah piala Super League 2026/2027 bisa kembali berlabuh di Kota Bandung.
Jurnalis : Tatang Tarmedi








