Sumedang Masih Terjebak dalam “Wisata Lokal” Belum Dikemas Secara Strategis Promosi dan Branding Lemah

- Pewarta

Kamis, 25 Desember 2025 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG 24 JAM — Meski Sumedang memiliki potensi besar wisata seperti Bendungan Jatigede dan lainnya, tapi belum ada ikon wisata yang benar-benar menonjol secara nasional.

Tidak seperti Danau Toba, Labuan Bajo, atau Tana Toraja yang punya narasi kuat dan daya tarik visual yang viral, Sumedang masih terjebak dalam “wisata lokal” yang belum dikemas secara strategis.

Menara Kujang Sapasang, sempat menarik perhatian, tapi belum cukup untuk membangun citra destinasi wisata yang berkelanjutan. Begitu pula, Jans Park Jatinangor, mencatat lonjakan pengunjung saat pembukaan saja.

Promosi dan Branding yang Lemah

Dinas Pariwisata Sumedang memang berharap kunjungan meningkat saat Nataru, namun harapan tidak cukup tanpa strategi promosi yang agresif dan kreatif.

Tidak ada kampanye digital besar-besaran yang menargetkan wisatawan luar daerah. Branding Sumedang sebagai “kota tahu” belum diintegrasikan dengan narasi wisata yang kuat.

Media sosial dan influencer belum dimanfaatkan secara maksimal untuk membangun citra destinasi.

Meski Tol Cisumdawu sudah beroperasi, efeknya belum terasa signifikan dalam mendorong kunjungan wisata. Banyak destinasi masih sulit dijangkau dengan transportasi umum. Fasilitas dasar belum memadai di beberapa lokasi.

Konektivitas antar destinasi wisata belum terintegrasi, sehingga wisatawan tidak punya rute wisata yang jelas dan nyaman.

Libur Natal dan Tahun Baru identik dengan festival, konser, dan atraksi budaya. Sayangnya, Sumedang belum rutin menyelenggarakan event berskala besar yang bisa menarik wisatawan dari luar.

Tidak ada “signature event” tahunan yang menjadi daya tarik utama. Potensi budaya lokal seperti seni tradisional, kuliner khas, dan sejarah belum dikemas dalam bentuk atraksi wisata yang menarik.

Fokus Pemerintah Daerah Belum Terpusat pada Pariwisata

Pemerintah Kabupaten Sumedang tampak lebih fokus pada pembangunan infrastruktur dan birokrasi internal  daripada menjadikan pariwisata sebagai sektor prioritas.

Anggaran promosi wisata masih minim dibanding daerah lain. Kolaborasi dengan pelaku usaha wisata dan komunitas kreatif belum optimal.
Belum ada roadmap jangka panjang yang jelas untuk menjadikan Sumedang sebagai destinasi unggulan.

Kesimpulan dan Saran

Sumedang punya potensi, tapi belum punya “magnet ” Untuk menjadi destinasi wisata utama saat libur Nataru, Sumedang perlu: Membangun ikon wisata yang kuat dan viral. Menyelenggarakan event tahunan berskala besar.

Meningkatkan promosi digital dan kolaborasi lintas sektor.
Memperbaiki akses dan fasilitas wisata.
Menjadikan pariwisata sebagai prioritas pembangunan daerah.

Jika tidak, Sumedang akan terus tertinggal dari daerah lain yang lebih agresif dan strategis dalam mengelola potensi wisatanya. ( Tatang Tarmedi ) ****

 

Berita Terkait

JNGR Hadirkan Keindahan Seni Tradisional Sunda: Kecapi Suling Menghipnotis Tamu Hotel
Damar Sewu” Tradisi Menjelang Lebaran yang Hilang di Sumedang
Kapolri Diperintah Langsung Presiden Prabowo Usut Tuntas Penyerangan Andrie Yunus
Diskominfo Majalengka Sediakan WiFi Gratis di 10 Titik Publik, Warga Sambut Positif.
Utang Menumpuk, Ekonomi Terancam: Apakah Indonesia Terjebak dalam Perangkap Utang Abadi?”
Pemkab Sumedang Anggarkan Rp53,5 Miliar untuk Gaji dan Perlindungan Sosial PPPK Paruh Waktu
Raih Penghargaan P2WKSS, Bukti Nyata Gerakan Perempuan di Sumedang Kerja Panjang Lintas Sektor
Bantuan Sarpras Desa Haurngombong Tahun 2025 Digunakan Untuk Perbaikan Jalan Dusun Sekapaku

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 18:41 WIB

JNGR Hadirkan Keindahan Seni Tradisional Sunda: Kecapi Suling Menghipnotis Tamu Hotel

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:13 WIB

Damar Sewu” Tradisi Menjelang Lebaran yang Hilang di Sumedang

Senin, 16 Maret 2026 - 07:29 WIB

Kapolri Diperintah Langsung Presiden Prabowo Usut Tuntas Penyerangan Andrie Yunus

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:03 WIB

Diskominfo Majalengka Sediakan WiFi Gratis di 10 Titik Publik, Warga Sambut Positif.

Sabtu, 14 Februari 2026 - 03:15 WIB

Utang Menumpuk, Ekonomi Terancam: Apakah Indonesia Terjebak dalam Perangkap Utang Abadi?”

Berita Terbaru