Kapolri Diperintah Langsung Presiden Prabowo Usut Tuntas Penyerangan Andrie Yunus

- Pewarta

Senin, 16 Maret 2026 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN SUMEDANG — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perintah langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas penyerangan aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus.

“Saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional, transparan, dan tentunya langkah-langkah yang kita lakukan tetap mengedepankan scientific crime investigation,” kata Listyo, dalam konferensi pers, Minggu (15/3).

Scientific crime investigation atau penyidikan berbasis ilmiah adalah metode penyidikan tindak pidana yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi forensik untuk mencari kebenaran objektif.

Metode ini mengutamakan bukti fisik dan analisis ahli (laboratorium forensik, DNA, digital, kedokteran) dibandingkan sekadar keterangan saksi atau tersangka.

Saat ini Polri sedang mengumpulkan sejumlah informasi. Dan informasi tersebut tengah didalami satu per satu.
Polri juga akan membuat Posko Pengaduan agar masyarakat yang memiliki informasi bisa memberikan laporan langsung.

“Nanti akan kita bimbing. Yang jelas seluruh informasi yang diberikan oleh masyarakat, kita akan memberikan jaminan perlindungan,” kata Kapolri.

Selanjutnya, Listyo mengatakan jajarannya akan terus bekerja dan secara rutin akan menginformasikan setiap perkembangan yang terjadi di lapangan. “Karena memang ini menjadi perhatian serius dari Bapak Presiden,” kata dia.

Sebelumnya, Polri juga tengah memeriksa saksi-saksi hingga rekaman kamera pengawas (CCTV). Langkah ini dilakukan agar pelaku bisa segera terungkap.

“Pengumpulan berbagai alat bukti digital, dalam hal ini termasuk CCTV, yang kemudian sedang dalam proses untuk analisis lebih lanjut. Harapannya dapat teridentifikasi segera, ya,” kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir di Jakarta, Jumat (13/5).

Dia juga mengatakan sudah ada dua saksi yang diwawancarai. Eddizon memastikan pengusutan akan terus dilakukan.

Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal pada Kamis (12/3) malam, di Jakarta Pusat. Akibat serangan ini, Andrie mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuhnya. ( Tang ) ***

Berita Terkait

Dukung Pengusulan KH. Abbas Abdul Jamil Sebagai Pahlawan Nasional, Bupati Majalengka: Perjuangan Kebanggaan Jawa Barat
Sikapi Lonjakan Kasus LGBT dan HIV/AIDS, Bupati Sumedang Didesak Segera Terbitkan Regulasi Ketat
Menerjang Hujan dan Ombak Demi Nyawa: Perjuangan Bidan Vera di Pesisir Langkat
Semarak HUT Kemerdekaan RI ke -81 Pemerintah Gelar Pesta Rakyat di Monas hingga Rangkaian Agenda Bulan Kemerdekaan
Bila Komposisi Ini Dipakai, Persib Bisa Jadi Tim Menakutkan di Liga Super 2026/2027
Bupati Dony Resmikan TK Negeri Sartika, Wujud Pemerataan Layanan Pendidikan di Wilayah Perbatasan
Presiden Prabowo: Kunci Sukses Negara Adalah Berani Akui Kekurangan dan Cari Solusi
Persiapkan Pilkades Serentak 2026, Komisi I DPRD Sumedang Gelar Rapat Kerja Lintas Sektoral

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Dukung Pengusulan KH. Abbas Abdul Jamil Sebagai Pahlawan Nasional, Bupati Majalengka: Perjuangan Kebanggaan Jawa Barat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Sikapi Lonjakan Kasus LGBT dan HIV/AIDS, Bupati Sumedang Didesak Segera Terbitkan Regulasi Ketat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Menerjang Hujan dan Ombak Demi Nyawa: Perjuangan Bidan Vera di Pesisir Langkat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Semarak HUT Kemerdekaan RI ke -81 Pemerintah Gelar Pesta Rakyat di Monas hingga Rangkaian Agenda Bulan Kemerdekaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:49 WIB

Bila Komposisi Ini Dipakai, Persib Bisa Jadi Tim Menakutkan di Liga Super 2026/2027

Berita Terbaru