DPRD Sumedang Desak Pembentukan Tim Terpadu Selesaikan Dampak Waduk Jatigede

- Pewarta

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat bertajuk _Harmonisasi Langkah dan Pemahaman dalam Rangka Penyelesaian Permasalahan Waduk Jatigede_ itu digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang, Selasa, 12 Mei 2026. ( Dok. Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

Rapat bertajuk _Harmonisasi Langkah dan Pemahaman dalam Rangka Penyelesaian Permasalahan Waduk Jatigede_ itu digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang, Selasa, 12 Mei 2026. ( Dok. Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

SUMEDANG – Komisi IV DPRD Kabupaten Sumedang menegaskan pentingnya pembentukan tim terpadu untuk menyelesaikan persoalan dampak pembangunan Waduk Jatigede yang hingga kini belum tuntas.

Desakan tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD Kabupaten Sumedang dengan Forum Komunikasi Orang Terkena Dampak (FKOTD) di bawah naungan Divisi Biro Hukum dan Advokasi PP POLRI.

Rapat bertajuk _Harmonisasi Langkah dan Pemahaman dalam Rangka Penyelesaian Permasalahan Waduk Jatigede_ itu digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang, Selasa, 12 Mei 2026.

RDP dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Roni Hidayat, didampingi jajaran anggota Komisi IV.

Hadir pula Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Sumedang, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta Kantor Pertanahan/ATR BPN Kabupaten Sumedang.

Dalam pernyataannya, Asep Roni Hidayat menegaskan bahwa permasalahan dampak Waduk Jatigede sudah bergulir cukup lama namun belum menunjukkan penyelesaian konkret.

“Persoalan ini sudah lama berproses, tetapi sampai saat ini belum ada penyelesaian. Karena itu, semua pihak perlu duduk bersama dengan Pemerintah Daerah,” ujarnya.

DPRD mendorong segera dibentuk tim terpadu lintas sektor. Tim tersebut nantinya bertugas melakukan verifikasi dan evaluasi data terdampak secara akurat, mengintensifkan koordinasi lintas sektoral.

Serta menyusun laporan komprehensif mengenai tahapan yang sudah ditempuh dalam penanganan dampak pembangunan Waduk Jatigede.

Pembentukan tim terpadu diharapkan menjadi langkah konkret untuk mempercepat penyelesaian hak-hak masyarakat terdampak yang hingga kini masih menggantung. ( Siti Kowati ) ****

 

Berita Terkait

Purnatugas dengan Manis: Kades Margajaya Rampungkan Pengaspalan Jalan, Siap Lanjutkan Penguatan Ekonomi Warga
Sinergi Pemerintahan Digital, Estonia Puji Efektivitas Inovasi Publik Kabupaten Sumedang
Proyek Hotmik Jalan Blok Gadog Karanglayung Mangkrak, Warga Pertanyakan Kinerja Kontraktor
Menyingkap Misteri Cadas Pangeran: Jalan ‘Datar’ yang Ternyata Mendaki Tajam
Setelah Tahun Lalu Sekolah-sekolah di Jabar “Sepi” Pungutan, Akhir Tahun Ajaran Ini Kembali Marak
Peringati HUT Ke-78 BKN, Pemkab Sumedang dan BKN Regional III Hijaukan Kawasan Waduk Jatigede
SMKS Baabul Kamil Jatinangor Wisuda 100 Lulusan, Siap Tembus Pasar Kerja Global
MENYUSURI JEJAK JALUR ‘SS’ TANJUNGSARI: Riwayat Kereta Api Pemicu Ekonomi dan Benteng Militer Sumedang Tempo Dulu

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 10:19 WIB

Purnatugas dengan Manis: Kades Margajaya Rampungkan Pengaspalan Jalan, Siap Lanjutkan Penguatan Ekonomi Warga

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:41 WIB

Sinergi Pemerintahan Digital, Estonia Puji Efektivitas Inovasi Publik Kabupaten Sumedang

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:02 WIB

Proyek Hotmik Jalan Blok Gadog Karanglayung Mangkrak, Warga Pertanyakan Kinerja Kontraktor

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:48 WIB

Menyingkap Misteri Cadas Pangeran: Jalan ‘Datar’ yang Ternyata Mendaki Tajam

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:04 WIB

Setelah Tahun Lalu Sekolah-sekolah di Jabar “Sepi” Pungutan, Akhir Tahun Ajaran Ini Kembali Marak

Berita Terbaru