Menghargai Tamu Masuk Semua Ajaran Agama Dalam Hindu Tamu Dianggap Sebagai Wujud Tuhan

- Pewarta

Rabu, 9 April 2025 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam agama Hindu, tamu diperlakukan dengan penuh hormat dan dianggap sebagai wujud Tuhan. ( ilusterasi : Fb )

Dalam agama Hindu, tamu diperlakukan dengan penuh hormat dan dianggap sebagai wujud Tuhan. ( ilusterasi : Fb )

HARIANSUMEDANG.COM – Salah satu ciri dari orang – orang beragama adalah menghormati dan menghargai tamunya kecuali dalam kondisi sakit.

Bertamu dan menerima tamu, dalam Islam, merupakan bagian dari silaturahmi, amalan sunnah yang dianjurkan.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia memuliakan tamunya.” (HR Muslim)

Rasulullah SAW. pun bersabda, “Sesungguhnya orang yang berakhlak baik dalam memuliakan tamu akan mendapat derajat kemuliaan orang banyak berpuasa dan shalat sunah.”

Dalam ajaran Kristen pun, menerima tamu telah lama mencirikan para penyembah sejati dari Yehuwa. Misalnya, Abraham, Lot, dan Ribka melakukan hal itu.

Sewaktu menyatakan sikapnya terhadap orang tak dikenal, sang patriark Ayub menyatakan, ”Tidak ada penduduk asing yang bermalam di luar; pintu-pintuku terus kubuka menghadap ke jalan.”​—Ayub 31.32.

Dalam agama Hindu, tamu diperlakukan dengan penuh hormat dan dianggap sebagai wujud Tuhan. Hal ini karena keramahtamahan merupakan inti dari budaya Hindu.

Prinsip keramahtamahan Hindu berakar pada pepatah Sansekerta kuno “Atithi Devo Bhava”, yang berarti “tamu adalah wujud Tuhan”.

Dalam ibadah ritual, Tuhan disambut sebagai tamu pribadi dengan persembahan simbolis dan mantra-mantra Sansekerta. ( Tatang Tarmedi ) ***

Berita Terkait

Kolot yang Tak Pernah Tua: Jejak Para Pendidik KOLBU Merajut Silaturahmi dari Sumedang ke Dieng
Susu Kambing Etawa Platinum Anugerah Halalan dan Thayyiban Menjaga Stamina di Hari-hari Biasa dan Bulan Puasa
Produk herbal Naik Kelas,  madu hitam tetap jadi Primadona, zymuno Harapan  Global
SMA Negeri 2 Cimalaka Sumedang Tiap Waktu Berpacu Melawan Sampah Hasilnya Kompos dan Briket
SD Negeri Cileles Jatinangor Gelar Acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di GOR Desa Cileles
Dari Sayang Sampai Marongge Baru Ditemukan Empat Kepala Sekolah yang Mengalir Darah Seni dalam Jiwanya
Bukan Pada Cerita Fiktif Tutur Tinular, Aviary Kamandanu Hadir di SMP Negeri 2 Rancakalong
Jatinangor Sudah Layak Miliki Kantor Kecamatan Mentereng Imbangi Kawasan yang Terus Dinamis

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:21 WIB

Kolot yang Tak Pernah Tua: Jejak Para Pendidik KOLBU Merajut Silaturahmi dari Sumedang ke Dieng

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:12 WIB

Susu Kambing Etawa Platinum Anugerah Halalan dan Thayyiban Menjaga Stamina di Hari-hari Biasa dan Bulan Puasa

Minggu, 11 Januari 2026 - 01:09 WIB

Produk herbal Naik Kelas,  madu hitam tetap jadi Primadona, zymuno Harapan  Global

Rabu, 15 Oktober 2025 - 16:00 WIB

SMA Negeri 2 Cimalaka Sumedang Tiap Waktu Berpacu Melawan Sampah Hasilnya Kompos dan Briket

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:00 WIB

SD Negeri Cileles Jatinangor Gelar Acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di GOR Desa Cileles

Berita Terbaru

Pers Rilis

Elong Hotel Technology Perkuat Strategi “Eco-Going Global”

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:24 WIB