Dari Sayang Sampai Marongge Baru Ditemukan Empat Kepala Sekolah yang Mengalir Darah Seni dalam Jiwanya

- Pewarta

Sabtu, 27 September 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat kepala sekolah di Kabupaten Sumedang yang terbukti memiliki talenta di bidang seni ( Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

Empat kepala sekolah di Kabupaten Sumedang yang terbukti memiliki talenta di bidang seni ( Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

SUMEDANG – Kabupaten Sumedang dari batas Desa Sayang Kecamatan Jatinangor hingga Desa Marongge di Kecamatan Tomo, baru ditemukan lima kepala sekolah saja yang mengalir darah seni dalam jiwanya.

Mereka adalah Dr Cucu Suhartini, Kepala SMP Negeri 4 Jatinangor, Drs. H. Apit M.Pd.I Kasek SMA Negeri Jatinunggal, Adang Sukmansyah S.Pd Kasek SD Negeri Citungku dan Jatnika Pria Utama M.PdI Kasek SMP Negeri 9.

Dr Cucu Suhartini telah membukukan karya-karya Wawacan. Cerita panjang berbentuk puisi naratif klasik Sunda yang menggunakan aturan pupuh (disebut juga dangding) untuk melukiskan peristiwa, hikayat, atau kisah naratif dan deskriptifnya.

Salah satu sajak Sundanya ditemukan di Media Online Rawayan berjudul Kapati-pati. Dawuh Gusti seja mutih, marak raga di sagara, tutumpuran moal weléh,
disorang sareng ditumut. Demi asih anu cipruk, maseuhan landeuh kadeudeuh,
keyeng manteng angen-angen,
seja nyangking bidadari.

Drs. H. Apit M.Pd, Pasca Sarjana Uninus ini telah beberapa kali menjuarai lomba kaligrafi di tingkat Sumedang dan luar daerah. Kaligrafi hasil karya pria asal Cibeusi Jatinangor ini memiliki keindahan dan keteraturan bentuk serta keseimbangan tata warnanya.

Adang Sukmansyah S.Pd telah mengumpulkan karya-karyanya, baik dalam bentuk sajak atau pun cerpen-cerpennya.Diantara bukunya yang telah terbit, Kumpulan Carita Pondok “Asih” dan “Mawar Bodas”. Sedangkan sajak-sajaknya sebagian masuk buku antologi “Saudat Malela”, “Pasini Cadas Pangeran”

Jatnika Pria Utama M.PdI, pria asal Baginda ini melahap dua bidang sekaligus, yakni pelukis dan pemahat. Lukisan-,lukisan foto karya Jatnika begitu mirip dengan aslinya, termasuk lukisan foto mantan Kadisdik Agus Wakhidin. Dia juga banyak membuat patung dan karya -karya pahat lainnya.

Demikian empat kepala sekolah di Kabupaten Sumedang yang telah terbukti memiliki talenta di bidang seni, mungkin saja ada lainnya yang belum ditemukan redaksi harian ini.*** Tatang Tarmedi

Berita Terkait

Mengetuk Pintu SDN Tegalendah: Menemukan Rumah Kedua di Balik Perbukitan Rancakalong
Dedikasi Tanpa Batas Forum Peduli Gunung Geulis Jatinangor demi Warisan Anak Cucu
Menakar Jiwa dalam Berita Opini, Ketika Fakta Menemukan Rasa
H. Edeng Sutarya:  Figur ‘Orang Tua’ Pendidikan Sumedang di Akhir Pengabdian
Dari Asongan ke Kursi Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif H. Apit Mengubah Garis Takdir di Jatinunggal
Mengajar dengan Hati, Memimpin dengan Seni: Kiprah Transformatif Dr. Cucu Suhartini di SMPN 4 Jatinangor
Konsumsi Kopi dan Risiko Diabetes: Manfaat, Mitos, dan Aturan Amannya
Waspada Predator Siber Intai Anak-Anak Lewat Game Online

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:47 WIB

Mengetuk Pintu SDN Tegalendah: Menemukan Rumah Kedua di Balik Perbukitan Rancakalong

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:29 WIB

Dedikasi Tanpa Batas Forum Peduli Gunung Geulis Jatinangor demi Warisan Anak Cucu

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:56 WIB

Menakar Jiwa dalam Berita Opini, Ketika Fakta Menemukan Rasa

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:46 WIB

H. Edeng Sutarya:  Figur ‘Orang Tua’ Pendidikan Sumedang di Akhir Pengabdian

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:48 WIB

Dari Asongan ke Kursi Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif H. Apit Mengubah Garis Takdir di Jatinunggal

Berita Terbaru