MPLS di SMP Negeri 4 Jatinangor Sumedang Menghadirkan Mubaligh dan Tiga Psikolog Unpad

- Pewarta

Senin, 14 Juli 2025 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr Cucu Suhartini ( kiri atas ) bersama para siswi baru pada acara MPLS SMP Negeri 4 Jatinangor ( Dok.Hariansumedang.com / Tang )

Dr Cucu Suhartini ( kiri atas ) bersama para siswi baru pada acara MPLS SMP Negeri 4 Jatinangor ( Dok.Hariansumedang.com / Tang )

SUMEDANG -Pembukaan  Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 4 Jatinangor menghadirkan Mubaligh dan Tiga Psikolog Unpad, Senin (14/7/2025).

MPLS SMP Negeri 4 Jatinangor Tahun. Ajaran 2025-2026 bertema ‘ Membangun Budi Pekerti Murid yang Berahlakul Karimah Melalui Kolaborasi Pendidikan antara Orangtua dan Sekolah’.

Mubaligh yang dihadirkan Ust. Rizal Fadilah dari Kerudung Rabbani, dan para psikolog Unpad Triani Yustikasari Lubis, M.Si, Shafia Islaha M.Psi dan Dinda Oktavia Pradina, M.Psi.

Hadir pada acara MPLS tadi,  Ketua Komite Sekolah yang diwakili Wahyudin Muldani, Kepala Desa Jatimukti Roni Hermawan dan  168 orangtua siswa kelas VII yang kebanyakan ibu-ibu.

Baban Mujitaba, guru SMP Negeri 4 Jatinangor  di sela-sela acara  mengungkapkan, MPLS tahun ini sangat beda dari tahun sebelumnya, lebih mengarah ke hal yang relegius.

” Parenting disatukan dengan pembukaan MPLS, mungpung orangtua siswa ada. Kebanyakan orangtua siswa pegawai kahatek, hari ini mereka cuti kerja dulu, ” ucap Baban.

Wahyudin Muldani, wakil dari  Ketua Komite Sekolah yang beralangan hadir karena sakit menyebut MPLS SMP Negeri 4 Jatinangor tahun ini lebih bagus dengan lebih melibatkan orangtua siswa.

” Ini sebuah terobosan yang sangat bagus, Ibu Kepala tampaknya terus berupaya mempererat hubungan orangtua dengan pihak sekolah, ” ucapnya.

Ia juga menyoroti kenaikan jumlah siswa baru, ” Ini menandakan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap SMP Negeri 4 Jatinangor, ini langkah bagus,” ungkapnya.

Dalam sambutannya Kepala SMP Negeri 4 Jatinangor, Dr Cucu Suhartini membeberkan tentang tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pertama, kata Kasek, anak Indonesia Hebat itu harus bangun pagi-pagi, ketika masuk sekolah ditentukan jam 6.30 maka anak sekolah  minimal harus bangun jam 5.00 pagi.

Selain itu, imbuh Kasek, anak Indonesia Hebat itu harus rajin beribadah dan  olahraga, contoh ringannya membantu pekerjaan orangtua di rumah, seperti mengepel dan sejenisnya.

Anak Indonesia hebat juga harus gemar belajar, ini perlu kolaborasi antara pihak sekolah dan orangtua di rumah. Perlu ditunjang pula dengan makan sehat dan bergizi.

Kasek juga membeberkan tentang makna bermasyarakat sebagai sebuah identitas dari anak Indonesia hebat. Anak harus bersosialisasi dengan sesama rekan dan di lingkungan tinggalnya.

Kasek juga memaparkan target SMP Negeri 4 Jatinangor termasuk paling utama menciptakan siswa-siswa yang religius, tak ada artinya pintar bila kurang berahlakul karimah.

Terpenting pula, katanya, ketika orangtua menitipkan anaknya ke sekolah harus dengan ijab qobul yang jelas, orangtua harus berniat ikhlas dan ridho menitipkan anaknya ke sekolah.

Sepuh ulah guguan teuing ka murangkalihna, kumargi guru ayeuna parantos disengker ku undang-undang kumaha carana ngajar teu kenging aya kekerasan, ” terang kasek.

Kasek Dr Cucu menuturkan, orangtua tidak perlu khawatir menitipkan anaknya ke sekolah, karena para guru jaman kini telah diatur Undang-undang, dalam cara mengajar juga dilarang ada kekerasan.

( Tang ) ***

Berita Terkait

Strategi Kades Margajaya Pertahankan Pembangunan di Tengah Penurunan Dana Desa 2026
Bentuk Kepekaan Sosial: Camat Buahdua Gelar Kunjungan Kemanusiaan ke Lansia Tunggal di Desa Ciawitali
KUA PPAS 2026 Harus Berpihak Pada Hajat Hidup Warga Sumedang, DPRD Tekankan Koreksi Arah Pembangunan
Peringatan HUT RI ke-81 di Surian Berlangsung Meriah, Ratusan Warga Tetap Antusias Meski Jalan Rusak
Semarak Milangkala dan HUT RI ke-81, Pemerintah Kecamatan Ujungjaya Gelar “Gerakan Sumedang Membumi”
Senyum Mandiri dari Cibeureum Kulon: Kala Deti Memilih Lepas dari Jaring Bansos
Kreativitas Warga Meluap, Pawai Pembangunan HUT ke-81 RI Semarakkan Pusat Kota Sumedang
Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di Ujungjaya Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Bentuk Kepekaan Sosial: Camat Buahdua Gelar Kunjungan Kemanusiaan ke Lansia Tunggal di Desa Ciawitali

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:04 WIB

KUA PPAS 2026 Harus Berpihak Pada Hajat Hidup Warga Sumedang, DPRD Tekankan Koreksi Arah Pembangunan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Peringatan HUT RI ke-81 di Surian Berlangsung Meriah, Ratusan Warga Tetap Antusias Meski Jalan Rusak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarak Milangkala dan HUT RI ke-81, Pemerintah Kecamatan Ujungjaya Gelar “Gerakan Sumedang Membumi”

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Senyum Mandiri dari Cibeureum Kulon: Kala Deti Memilih Lepas dari Jaring Bansos

Berita Terbaru

Kepala SMPN 1 Wado, Yaya, S.Pd., menyampaikan bahwa upaya awal dimulai dari pembiasaan meminimalisir sampah anorganik, khususnya plastik sekali pakai ( Dok.Harian Sumedang / Tatang Tarmedi )

Lifestyle

SMPN 1 Wado Terapkan Teknologi Pembakaran Sampah dengan Uap Air

Sabtu, 22 Agu 2026 - 10:58 WIB