Panen Raya Padi Organik di Desa Margajaya Kecamatan Tanjungsari Dihadiri Bupati H.Dony A. Munir

- Pewarta

Jumat, 18 April 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Margajaya Ruhiat, mengatakan, penggunaan pupuk cair organik Biovina dalam demplot seluas 1 hektare terbukti efektif dan efisien. ( Sumber : Sumedangkab.go.id )

Kepala Desa Margajaya Ruhiat, mengatakan, penggunaan pupuk cair organik Biovina dalam demplot seluas 1 hektare terbukti efektif dan efisien. ( Sumber : Sumedangkab.go.id )

HARIANSUMEDANG.COM – Bupati Dony Ahmad Munir ikut Panen Raya Padi Organik hasil demplot pupuk cair Biovina di Desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari, Jumat (18/4/2025).

Bupati Dony menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada semua pihak, khususnya GPM dan Biovina, yang telah membuktikan keberhasilan penggunaan pupuk organik melalui demplot ini.

“Ini bukti nyata membangun ketahanan pangan dari desa. Demplot ini bisa menjadi contoh bagi kecamatan lainnya. Negara akan kuat jika pangan dan energi kita kuat,” ujar Bupati Dony.

Ia menambahkan Kabupaten Sumedang telah memiliki program seperti Teras Hejo dan Starbak (Satu Hektar Buruh Tani Bangkit) yang selaras dengan program GPM.

“Lewat Teras Hejo, mendorong masyarakat agar memanfaatkan pekarangan untuk menanam tanaman konsumsi seperti cabai, tomat, dan pakcoy.

Starbak ditujukan untuk buruh tani yang tidak punya lahan. Satu desa satu hektar, sebagai bentuk pemberdayaan konkret,” ungkap Bupati Dony.

GPM adalah program ketahanan nasional yang dibina langsung oleh Presiden RI, dengan Ketua Umum Budiman Sudjatmiko dan Bupati Sumedang sebagai Dewan Pembina GPM daerah.

Program ini tak hanya menyasar pertanian, tetapi akan dikembangkan ke bidang peternakan, perikanan, dan perkebunan. Sosialisasi pun telah dilakukan ke 26 kecamatan di Sumedang dengan respon positif dari para petani.

Kepala Desa Margajaya Ruhiat, mengatakan, penggunaan pupuk cair organik Biovina dalam demplot seluas 1 hektare terbukti efektif dan efisien. Hasil panen meningkat signifikan hingga 30% dibanding tahun lalu.

Dengan produktivitas gabah mencapai 12 ton basah atau setara 8 ton kering. “Kami tidak sekadar bicara, tapi membuktikan kepada petani bahwa pupuk ini lebih hemat, sehat, dan hasilnya nyata.

Biayanya hanya di bawah satu juta rupiah per hektar, jauh lebih murah dari pupuk kimia. Bahkan pupuk ini sudah dilengkapi anti hama,” katanya. ( Tatang Tarmedi ) ***

Berita Terkait

Strategi Kades Margajaya Pertahankan Pembangunan di Tengah Penurunan Dana Desa 2026
Bentuk Kepekaan Sosial: Camat Buahdua Gelar Kunjungan Kemanusiaan ke Lansia Tunggal di Desa Ciawitali
KUA PPAS 2026 Harus Berpihak Pada Hajat Hidup Warga Sumedang, DPRD Tekankan Koreksi Arah Pembangunan
Peringatan HUT RI ke-81 di Surian Berlangsung Meriah, Ratusan Warga Tetap Antusias Meski Jalan Rusak
Semarak Milangkala dan HUT RI ke-81, Pemerintah Kecamatan Ujungjaya Gelar “Gerakan Sumedang Membumi”
Senyum Mandiri dari Cibeureum Kulon: Kala Deti Memilih Lepas dari Jaring Bansos
Kreativitas Warga Meluap, Pawai Pembangunan HUT ke-81 RI Semarakkan Pusat Kota Sumedang
Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di Ujungjaya Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Strategi Kades Margajaya Pertahankan Pembangunan di Tengah Penurunan Dana Desa 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Bentuk Kepekaan Sosial: Camat Buahdua Gelar Kunjungan Kemanusiaan ke Lansia Tunggal di Desa Ciawitali

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:04 WIB

KUA PPAS 2026 Harus Berpihak Pada Hajat Hidup Warga Sumedang, DPRD Tekankan Koreksi Arah Pembangunan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Peringatan HUT RI ke-81 di Surian Berlangsung Meriah, Ratusan Warga Tetap Antusias Meski Jalan Rusak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarak Milangkala dan HUT RI ke-81, Pemerintah Kecamatan Ujungjaya Gelar “Gerakan Sumedang Membumi”

Berita Terbaru

Kepala SMPN 1 Wado, Yaya, S.Pd., menyampaikan bahwa upaya awal dimulai dari pembiasaan meminimalisir sampah anorganik, khususnya plastik sekali pakai ( Dok.Harian Sumedang / Tatang Tarmedi )

Lifestyle

SMPN 1 Wado Terapkan Teknologi Pembakaran Sampah dengan Uap Air

Sabtu, 22 Agu 2026 - 10:58 WIB