PAMULIHAN – Program Puskesmas Pamulihan yang sedang berjalan, diantaranya Cek Kesehatan Gratis (CKG ) dan pengawasan Dapur MBG.
Dikatakan Dudung Supriatin Kepala UPTD Puskesmas Pamulihan, Jum’at (24/10/2025), untuk Program CKG, pihaknya tiap hari terjun ke masyarakat.
Menurutnya, beberapa kendala dihadapi, diantaranya kesadaran masyarakat masih minim, mereka baru sadar ketika sudah terserang penyakit.
Kendala lainnya, aplikasi CKG terkendala masalah teknis seperti aplikasi lambat atau “down”, terutama saat banyak pengguna mengaksesnya secara bersamaan.
Selain itu, banyak warga yang kurang melek IT, terutama lansia, mereka kesulitan menggunakan smartphone atau aplikasi-aplikasi di dalamnya.
Terkait MBG, Kapus Dudung, mengungkapkan peran Puskesmas dalam pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, Puskesmas hanya berperan dalam melakukan inspeksi, pemantauan, dan edukasi untuk memastikan makanan yang disajikan aman dan bergizi.
Puskesmas juga bertugas memantau kesehatan penjamah, jangan sampai penjamah makanan memiliki penyakit menular, semisal TB dan Hepatitis.
Puskesmas juga berperan dalam deteksi dini potensi masalah dan penanganan kasus jika terjadi insiden seperti keracunan makanan.
Baca Juga:
Prajurit Yonif 301/PKS Pulang Usai Amankan Freeport, Disambut Hangat di Sumedang
Puskesmas Pamulihan Kejar Target Skrining Kesehatan Gratis (CKG) di Tengah Tantangan Geografis
Dari Filipina Prabowo Langsung ke Pulau Miangas untuk Cek Fasilitas Kesehatan Masyarakat
Dari tiga dapur MBG yang ada di wilayah Pamulihan, Kapus Dudung, senentara belum bisa menilai terkait kelaikannya. Pasalnya, sedang dalam proses pengujian.
” Pada intinya, bila mereka melakukan sesuai SOP, tidak mungkin terjadi keracunan atau sejenisnya. Takutnya ada SOP yang dilewat, ” tuturnya. *** Tatang Tarmedi








