SUMEDANG — SMA Negeri 1 Sumedang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan toleransi antar umat beragama.
Melalui kegiatan Pesantren Ekologi Ramadan 1447 H, kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa Muslim, tapi juga siswa non-Muslim.
Siswa Muslim dan non-Muslim dibagi menjadi dua kelompok terpisah untuk mempelajari ajaran agama masing-masing tentang pelestarian lingkungan.
Siswa Muslim melakukan tadabur ayat-ayat Al-Quran, sementara siswa non-Muslim mempelajari ajaran serupa dari Alkitab.
Kepala SMA Negeri 1 Sumedang, Titin Suryati Sukmadewi, mengatakan langkah ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai toleransi dan kesadaran lingkungan di kalangan siswa.
Kegiatan ini juga menekankan metode pembelajaran kolaboratif, di mana siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk diskusi dan kajian bersama.
Beberapa poin utama dalam kegiatan ini meliputi pendalaman literasi agama, integrasi ekologi, dan praktik nyata kepedulian lingkungan.
Dijelaskan Titin, Pesantren Ekologi Ramadan adalah program inovatif yang menggabungkan pendidikan spiritual yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk tahun 1447 H / 2026 M.
Adapun tujuan Utamanya, mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan kesadaran menjaga ekosistem,
merespons isu lingkungan aktual yang dihadapi masyarakat dan menciptakan siswa yang cerdas religi dan memiliki empati terhadap makhluk hidup.
Baca Juga:
JPU Tolak Seluruh Pledoi Nadiem Makarim dalam Sidang Replik Kasus Korupsi Chromebook
Inisiatif Siswa, Acara Pelepasan SMPN 1 Jatinangor Berlangsung Khidmat Tanpa Pungutan Biaya
Optimalkan Potensi Agraris, UPTD Pertanian Wilayah Tomo Terus Kawal Ketahanan Pangan Sumedang
” Tema dari kegiatan ini, Internalisasi Nilai Gapura Pancawaluya guna mewujudkan manusia yang tidak hanya kuat imannya, tapi juga peduli lingkungan, ” terang Titin.
Ditambahkan Titin lagi, program kegiatan fokus pada pemahaman bahwa menjaga alam adalah bagian dari iman kepada Tuhan dan sekaligus menanamkan empati kosmik terhadap sesama makhluk hidup.
Kegiatan ini didukung oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat dan mendapat antusiasme tinggi dari siswa. ( Tatang Tarmedi ) ****
Baca Juga:
MAXHUB Bertransformasi dari Peserta Menjadi Pemimpin, Ajukan Dua Standar Internasional IEC yang Baru
SNEC 2026 | EVE Energy Raih Pesanan Lebih dari 67 GWh, Perkuat Posisi di Industri Penyimpanan Energi
Pertahankan Komitmen Akuntabilitas, Kabupaten Majalengka Raih Opini WTP 13 Kali Berturut-turut








