SMA Negeri 1 Sumedang Gelar Pesantren Ekologi Ramadan 1447 H, Wujudkan Toleransi dan Kesadaran Lingkungan

- Pewarta

Selasa, 3 Maret 2026 - 03:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG — SMA Negeri 1 Sumedang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan toleransi antar umat beragama.

Melalui kegiatan Pesantren Ekologi Ramadan 1447 H, kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa Muslim, tapi juga siswa non-Muslim.

Siswa Muslim dan non-Muslim dibagi menjadi dua kelompok terpisah untuk mempelajari ajaran agama masing-masing tentang pelestarian lingkungan.

Siswa Muslim melakukan tadabur ayat-ayat Al-Quran, sementara siswa non-Muslim mempelajari ajaran serupa dari Alkitab.

Kepala SMA Negeri 1 Sumedang, Titin Suryati Sukmadewi, mengatakan langkah ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai toleransi dan kesadaran lingkungan di kalangan siswa.

Kegiatan ini juga menekankan metode pembelajaran kolaboratif, di mana siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk diskusi dan kajian bersama.

Beberapa poin utama dalam kegiatan ini meliputi pendalaman literasi agama, integrasi ekologi, dan praktik nyata kepedulian lingkungan.

Dijelaskan Titin, Pesantren Ekologi Ramadan adalah program inovatif yang menggabungkan pendidikan spiritual yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk tahun 1447 H / 2026 M.

Adapun tujuan Utamanya, mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan kesadaran menjaga ekosistem,
merespons isu lingkungan aktual yang dihadapi masyarakat dan menciptakan siswa yang cerdas religi dan memiliki empati terhadap makhluk hidup.

” Tema dari kegiatan ini, Internalisasi Nilai Gapura Pancawaluya guna mewujudkan manusia yang tidak hanya kuat imannya, tapi juga peduli lingkungan, ” terang Titin.

Ditambahkan Titin lagi, program kegiatan fokus pada pemahaman bahwa menjaga alam adalah bagian dari iman kepada Tuhan dan sekaligus menanamkan empati kosmik terhadap sesama makhluk hidup.

Kegiatan ini didukung oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat dan mendapat antusiasme tinggi dari siswa. ( Tatang Tarmedi ) ****

 

Berita Terkait

Inisiatif Siswa, Acara Pelepasan SMPN 1 Jatinangor Berlangsung Khidmat Tanpa Pungutan Biaya
Optimalkan Potensi Agraris, UPTD Pertanian Wilayah Tomo Terus Kawal Ketahanan Pangan Sumedang
Menepis Penat di Curug Kacapi: Permata Tersembunyi di Jalur Sumedang-Subang yang Memeluk Kedamaian
Purnatugas dengan Manis: Kades Margajaya Rampungkan Pengaspalan Jalan, Siap Lanjutkan Penguatan Ekonomi Warga
Sinergi Pemerintahan Digital, Estonia Puji Efektivitas Inovasi Publik Kabupaten Sumedang
Proyek Hotmik Jalan Blok Gadog Karanglayung Mangkrak, Warga Pertanyakan Kinerja Kontraktor
Menyingkap Misteri Cadas Pangeran: Jalan ‘Datar’ yang Ternyata Mendaki Tajam
Setelah Tahun Lalu Sekolah-sekolah di Jabar “Sepi” Pungutan, Akhir Tahun Ajaran Ini Kembali Marak

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:04 WIB

Inisiatif Siswa, Acara Pelepasan SMPN 1 Jatinangor Berlangsung Khidmat Tanpa Pungutan Biaya

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:18 WIB

Optimalkan Potensi Agraris, UPTD Pertanian Wilayah Tomo Terus Kawal Ketahanan Pangan Sumedang

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:30 WIB

Menepis Penat di Curug Kacapi: Permata Tersembunyi di Jalur Sumedang-Subang yang Memeluk Kedamaian

Senin, 8 Juni 2026 - 10:19 WIB

Purnatugas dengan Manis: Kades Margajaya Rampungkan Pengaspalan Jalan, Siap Lanjutkan Penguatan Ekonomi Warga

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:41 WIB

Sinergi Pemerintahan Digital, Estonia Puji Efektivitas Inovasi Publik Kabupaten Sumedang

Berita Terbaru