Tahu Sari Alam Cisitu Perintis Tahu Renyah Sumedang Lahir Dari Seorang Guru SMP

- Pewarta

Jumat, 1 Maret 2024 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentral penjualan Tahu Sari Alam di Corenda Kecamatan Cisitu (Dok.Hariansumedang.com/Tatang Tarmedi)

Sentral penjualan Tahu Sari Alam di Corenda Kecamatan Cisitu (Dok.Hariansumedang.com/Tatang Tarmedi)

HARIANSUMEDANG.COM – Perintis berdirinya pabrik tahu di Sumedang, ya Bungkeng, tapi perintis tahu renyah “curintik” kemungkinan Pabrik Tahu Sari Alam di Kecamatan Cisitu.

Kerenyahan tahu Sari Alam telah banyak orang mengetahuinya, terutama para sopir dan penumpang angkutan umum jurusan Sumedang – Wado.

Para sopir bus, elf dan angkot jurusan itu sengaja memberhentikan kendaraannya depan Sentral Tahu Sari Alam karena permohonan penumpang untuk membongsang tahu sebagai buah tangan.

Bahkan, Tahu Sari Alam pernah dicicipi para dewan juri Kontes Dangdut Indosiar (KDI) ketika keluarga seorang kontestan asal Sumedang, Hayati, membawa Tahu Sari Alam ke Studio Indosiar.

Kini, ketika telah banyak orang kepincut dengan cita-rasa Tahu Sari Alam, bahkan ada yang menyebutnya ‘ Tahu Narkoba’, karena sekali makan orang suka ketagihan untuk terus menkonsumsinya.

Tidak pernah ada yang nyangka bila tahu renyah curintik itu, pada awalnya digagas oleh seorang guru SMP Negeri 2 Situraja, bernama Ade Juanda.

Ade Juanda mengaku timbul gagasan untuk membuka usaha tahu, karena dorongan penghasilannya dari guru tidak mencukupi.

Awal-awal berdirinya, Ade hanya memproduksi dua gilingan, ” Punya keuntungan Rp.70.000 dibagi dua dengan pekerja, ” Kenangnya.

Lama kelamaan, usahanya terus berkembang seiring dengan cira rasa Tahu Sari Alam yang konsisten pada struktur kerenyahannya. (Tatang Tarmedi) ***

Berita Terkait

Pembekalan Materi Self Leadership bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi di Sumedang
Bupati Dony Lantik Pengurus Forum OSIS Sumedang 2026–2027, Dorong Lahirnya Pemimpin Muda Berkarakter
Pulang Kampung Usai Pensiun, Emod S.Pd. Siap Bawa Desa Mekarmukti Jadi “MANJUR”
37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data
Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026
Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor
Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak
H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pembekalan Materi Self Leadership bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi di Sumedang

Senin, 27 Juli 2026 - 16:55 WIB

Bupati Dony Lantik Pengurus Forum OSIS Sumedang 2026–2027, Dorong Lahirnya Pemimpin Muda Berkarakter

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pulang Kampung Usai Pensiun, Emod S.Pd. Siap Bawa Desa Mekarmukti Jadi “MANJUR”

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:15 WIB

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Berita Terbaru