SUMEDANG – PLN UP3 Sumedang terus berkomitmen mewujudkan Zero Accident di lingkungan masyarakat melalui penguatan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memahami potensi bahaya listrik serta cara penggunaan energi listrik yang aman dan produktif.
Edukasi ini dilakukan secara masif melalui berbagai kanal dan media agar dapat menyentuh seluruh segmen masyarakat, antara lain:
Media Digital & Sosial, infografis dan video pendek yang menyasar Generasi Z dan Milenial melalui platform Instagram, TikTok, dan YouTube.
Sosialisasi Tatap Muka, dengan pertemuan langsung dengan tokoh masyarakat, perangkat desa, dan ibu rumah tangga.
PLN Goes to School atau program edukasi khusus bagi pelajar untuk memperkenalkan manfaat dan bahaya listrik.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo menegaskan bahwa aspek keselamatan adalah fondasi utama dalam setiap layanan kelistrikan.
“Bagi kami, tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia. Keselamatan ketenagalistrikan bukan hanya tanggung jawab PLN, tetapi merupakan sinergi bersama masyarakat.
Kami terus memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder dalam menyebarluaskan edukasi keselamatan. Dengan pendekatan yang tepat sasaran dan berkelanjutan, kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan ketenagalistrikan adalah tanggung jawab bersama.
Baca Juga:
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Kami ingin memastikan bahwa listrik yang kami salurkan tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga aman bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ramdani Agustiyansah, Manager PLN UP3 Sumedang menambahkan bahwa edukasi ini dibarengi dengan kemudahan akses layanan bagi masyarakat jika menemukan kondisi yang membahayakan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile jika melihat ada dahan pohon yang mendekati jaringan atau kabel yang terkelupas. Petugas kami siap melayani 24 jam karena bagi kami, keselamatan adalah yang utama.
Melalui berbagai media edukasi, kami ingin memastikan masyarakat memahami potensi risiko kelistrikan sekaligus mengetahui cara penggunaan listrik yang aman.
Baca Juga:
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?
PLN hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama,” jelas Ramdani.
Selain edukasi, PLN juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan peralatan listrik yang berstandar SNI dan melakukan pemeriksaan instalasi listrik di dalam rumah secara berkala setiap 5 tahun sekali untuk menghindari risiko arus pendek atau kebakaran. ( Tatang Tarmedi ) ****









