TANJUNGSARI, – Revitalisasi Sekolah Luar Biasa (SLB) Doa Bunda di Dusun Lanjung Desa/ Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, mulai dikerjakan pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Proyek senilai Rp1,05 miliar itu bersumber dari anggaran Kementerian dan mencakup sembilan item pembangunan serta rehabilitasi fisik sekolah.
Adapun sembilan item pekerjaan meliputi pembangunan dua ruang kelas baru, ruang perpustakaan baru, ruang toilet A dan B baru, rehabilitasi ruang administrasi A dan B.
Selain itu, rehab lima ruang kelas, rehab lapangan upacara, serta rehab pagar sekolah. Total nilai proyek tercatat sebesar Rp1.055.428.000.
Pelaksana teknis lapangan, Ade, menegaskan pihaknya berkomitmen mengerjakan proyek sesuai perencanaan dan spesifikasi yang ditetapkan.
“Saya yang dipercayakan oleh pihak yayasan dan kepala sekolah akan terus berupaya semaksimal mungkin bekerja sesuai spek dan gambar yang ada. Baik dari pembesian dan material lainnya,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Sabtu, 2/5/2026.
Menurut Ade, pengawasan mutu menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan proyek. Hal ini penting agar hasil revitalisasi benar-benar dapat menunjang kegiatan belajar-mengajar bagi siswa berkebutuhan khusus di SLB Doa Bunda.
Material dan metode kerja, kata dia, akan terus dipantau agar sesuai standar. Pihak yayasan dan sekolah berharap masyarakat ikut mengawasi jalannya proyek yang menggunakan uang negara tersebut.
Partisipasi publik dinilai penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan pembangunan sarana pendidikan ini.
Baca Juga:
Bupati Majalengka Tinjau SDN 3 Mirat yang Ambruk, Perbaikan Segera melalui Dana BTT.
Manajer PERSIB Raih Penghargaan dari Pikiran Rakyat di Momen HUT Pikiran Rakyat ke-60
Dengan rampungnya revitalisasi, SLB Doa Bunda ditargetkan mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bagi anak-anak berkebutuhan khusus di wilayah Tanjungsari dan sekitarnya. ( Dody NSH ) ****








