SUMEDANG – Sebanyak 424 personel Satgas Pam Obvitnas PT Freeport Indonesia dari Yonif 301/Prabu Kian Santang resmi mengakhiri masa tugas dan tiba kembali di markas.
Kedatangan para prajurit disambut dalam upacara di Lapangan Siliwangi, Sumedang, Sabtu malam 9/5/2026. Momen ini jadi penanda tuntasnya amanah menjaga salah satu objek vital nasional selama satu tahun anggaran 2025.
Upacara penyambutan dipimpin langsung Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, Dony menyebut para prajurit telah menjalankan tugas dengan dedikasi, profesional, dan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, menjaga kawasan strategis seperti Freeport bukan pekerjaan mudah karena menuntut fisik prima, mental kuat, serta loyalitas tanpa batas.
Bupati menegaskan peran TNI di objek vital nasional jauh melampaui urusan pengamanan. Kehadiran mereka turut menjaga stabilitas negara, memperkuat rasa aman masyarakat, sekaligus memastikan roda pembangunan tetap berjalan.
“Putra terbaik Sumedang ini telah membawa nama baik satuan, daerah, dan institusi dengan sangat terhormat,” ujarnya di hadapan pasukan.
Tak lupa, Dony memberi hormat kepada keluarga prajurit. Ia menilai keberhasilan di medan tugas tak lepas dari doa dan pengorbanan istri, orang tua, serta keluarga besar yang setia menanti di rumah.
Keteguhan keluarga, katanya, jadi bahan bakar utama bagi prajurit untuk tetap fokus menjalankan amanah negara. Menutup amanatnya, Bupati berpesan agar pengalaman selama bertugas dijadikan bekal meningkatkan profesionalisme dan solidaritas.
Ia berharap semangat bela negara, disiplin, dan cinta tanah air yang ditunjukkan Yonif 301/PKS bisa menular ke generasi muda. “Teruslah jadi garda terdepan menjaga NKRI. Jadikan pengabdian ini inspirasi bagi masyarakat luas,” pungkasnya. ( SITI KOWATI ) ****
Baca Juga:
Puskesmas Pamulihan Kejar Target Skrining Kesehatan Gratis (CKG) di Tengah Tantangan Geografis
Dari Filipina Prabowo Langsung ke Pulau Miangas untuk Cek Fasilitas Kesehatan Masyarakat
Pemdes Sukarapih Realisasikan Dana Desa Rp109 Juta Untuk Pengaspalan Hotmix








