Progres Pembangunan Bendung Cihamerang Capai 10 Persen, Ditargetkan Rampung Tahun 2027

- Pewarta

Senin, 6 Juli 2026 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG – Pembangunan kembali Bendung Cihamerang di Desa Ujungjaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, terus dikebut. Saat ini, progres fisik proyek infrastruktur vital tersebut telah mencapai 10 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada tahun 2027.

Untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai target, Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, meninjau langsung lokasi proyek pada Senin (6/7/2026). Bendung ini diproyeksikan menjadi pilar utama penyokong sektor pertanian di wilayah utara Sumedang.

Bupati Dony menjelaskan bahwa Bendung Cihamerang memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Infrastruktur ini nantinya akan menyuplai air untuk jaringan irigasi lahan pertanian seluas 1.603 hektare yang tersebar di lima hingga enam desa di Kecamatan Ujungjaya.

“Bendung ini sangat penting artinya bagi pengairan di Ujungjaya karena mengairi lebih dari 1.603 hektare sawah. Dulu bendung ini mengalami kerusakan, dan sekarang sedang kami bangun kembali,” ujar Dony di sela-sela peninjauannya.

Ia menambahkan, pengerjaan saat ini masih berada di tahap awal. Setelah fase penataan awal ini, proyek akan dilanjutkan ke konstruksi utama, meliputi pembangunan badan bendung serta penguatan struktur bangunan agar tahan lama.

Pasokan Air Petani Tetap Dijamin

Meski proses konstruksi skala besar sedang berjalan, Pemerintah Kabupaten Sumedang menjamin pasokan air untuk lahan pertanian warga tidak akan terputus. Pihak pemda telah berkoordinasi dengan pelaksana proyek, pemerintah kecamatan, serta kelompok tani (poktan) setempat untuk menerapkan sistem pembagian air darurat.

“Alhamdulillah, kami memastikan air tetap dibendung terlebih dahulu kemudian dialirkan ke jaringan irigasi. Dengan begitu, sawah masyarakat masih bisa diolah meskipun proses pembangunan bendung sedang berlangsung,” kata Dony.

Dony berharap seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar tanpa kendala cuaca maupun teknis, sehingga keandalan sistem irigasi di Ujungjaya bisa segera optimal untuk mendongkrak produktivitas pertanian.

Ia juga meminta pengertian dan dukungan penuh dari masyarakat lokal terkait ketidaknyamanan yang muncul selama masa konstruksi.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar pembangunan Bendung Cihamerang berjalan lancar hingga selesai pada 2027. Insyaallah, setelah rampung, bendung ini akan memperkuat layanan irigasi bagi ribuan hektare sawah dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan para petani,” pungkasnya.

(siti kowati)

Berita Terkait

Pemkab Sumedang Luncurkan LMS Numerasi bagi 5.000 Guru SD
TK Asy-Syatibiiyyah Edukasi Siswa Mengenal Profesi dan Lembaga Negara di DPRD Sumedang
Disambut Hangat Ratusan Warga, Incumbent Cucun Alfian Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Ujungjaya
Kampanye Hari Pertama Kades Nanjungwangi: Dadi Supriyadi Usung Visi “RAMAH”
Mengisi Kekosongan Dusun 2, Supriyatman Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD PAW Desa Marongge
Bupati Dony Ahmad Munir Tekankan Gelar UNSAP Adalah Awal Pengabdian Masyarakat
Kepercayaan Pusat Meningkat, Fasilitas Elit MAN IC Ujungjaya Mulai Dibangun
Jaga Keseimbangan Kerja dan Moral, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pemkab Sumedang Luncurkan LMS Numerasi bagi 5.000 Guru SD

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:12 WIB

TK Asy-Syatibiiyyah Edukasi Siswa Mengenal Profesi dan Lembaga Negara di DPRD Sumedang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Disambut Hangat Ratusan Warga, Incumbent Cucun Alfian Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Ujungjaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Kampanye Hari Pertama Kades Nanjungwangi: Dadi Supriyadi Usung Visi “RAMAH”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Mengisi Kekosongan Dusun 2, Supriyatman Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD PAW Desa Marongge

Berita Terbaru

Info Sumedang

Pemkab Sumedang Luncurkan LMS Numerasi bagi 5.000 Guru SD

Senin, 26 Okt 2026 - 16:34 WIB