Siswa SMPN 4 Jatinangor Bawa Kunci Toilet Setiap Kelas, Cara Unik Kepsek Tanamkan Karakter dan Kebersihan

- Pewarta

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lewat kepemimpinan inovatif Dr.Hj. Cucu Suhartini, M.Hum,  SMPN 4 Jatinangor menghadirkan program “Toilet Bersih, Toilet Harum”

Lewat kepemimpinan inovatif Dr.Hj. Cucu Suhartini, M.Hum, SMPN 4 Jatinangor menghadirkan program “Toilet Bersih, Toilet Harum”

HARIAN SUMEDANG ONLINE  — Menindaklanjuti instruksi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Kepala SMP Negeri 4 Jatinangor meluncurkan terobosan berani dalam membentuk karakter dan memelihara kebersihan lingkungan sekolah.

Lewat kepemimpinan inovatif Dr.Hj. Cucu Suhartini, M.Hum,  SMPN 4 Jatinangor menghadirkan program “Toilet Bersih, Toilet Harum” guna mengatasi persoalan kebersihan fasilitas dasar yang sebelumnya kurang terawat.

Aturan unik pun diberlakukan. Setiap kelas kini dibekali satu kunci toilet khusus lengkap dengan sistem piket harian siswa.

Melalui mekanisme surat izin piket, pihak sekolah dapat memantau serta mengevaluasi kedisiplinan dan kebersihan fasilitas secara berkala tanpa mengganggu jam belajar siswa.

Tak berhenti di situ, kepedulian lingkungan juga ditanamkan lewat aksi lima menit sebelum pulang sekolah.

Para siswa diwajibkan mengumpulkan sampah botol plastik atau kemasan minuman ke dalam keranjang khusus yang telah disediakan di tiap sudut area sekolah.

Seluruh rangkaian aksi kebersihan tersebut dibingkai dalam formula inovasi bertajuk “BATIK” (Bersih, Agamis, Terampil, Inovatif, dan Kompetitif).

Elemen Bersih diwujudkan melalui aksi kepedulian lingkungan, tata kelola toilet, serta gerakan pungut sampah mandiri.

Pada pilar Agamis, sekolah membiasakan pembentukan karakter spiritual melalui salat duha dan zuhur berjemaah.

Siswa juga diajak bersedekah harian minimal satu koin per anak guna memupuk kepedulian sosial bagi warga sekolah yang sedang sakit atau berduka.

Aspek Terampil & Inovatif dikembangkan lewat Muatan Lokal (Mulok), seperti pembuatan pouch dan hiasan kerajinan tangan, serta keaktifan dalam ekstrakurikuler Pramuka dan Paskibra.

Sementara pilar Kompetitif difokuskan untuk menggenjot prestasi siswa dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Melalui inovasi terpadu ini, SMPN 4 Jatinangor berkomitmen mencetak generasi pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan berakhlak mulia.

( Tatang Tarmedi )

Berita Terkait

Izin Kawasan Hutan Disetujui, Pemkab Sumedang Targetkan Pembangunan Jalan Haur Papak–Surian Dimulai 2027
Bupati Dony Optimis Pada  Porprov XV 2026, Kabupaten Sumedang Tembus 10 Besar
Atasi Kendala Air, Program RJIT Kementan Sentuh Petani Ujungjaya Sumedang
BAZNAS Sumedang Luncurkan Lumbung Pangan Jagung untuk Entaskan Kemiskinan
Warga Sumedang Kehilangan Dompet Berisi Dokumen Penting dalam Perjalanan dari Semarang
Sambut Masa Pensiun, Kang Jek Siap “Edankan” Garasi Persib Sumedang di Desa Baginda
Bupati Dony Ahmad Munir: “Pancasila Jangan Cuma Dihafalkan, Tapi Dibumikan!”
Ketua DPRD Sumedang Ajak Generasi Muda Pertahankan Nilai Pancasila di Momen Hari Kesaktian Pancasila

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Siswa SMPN 4 Jatinangor Bawa Kunci Toilet Setiap Kelas, Cara Unik Kepsek Tanamkan Karakter dan Kebersihan

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Izin Kawasan Hutan Disetujui, Pemkab Sumedang Targetkan Pembangunan Jalan Haur Papak–Surian Dimulai 2027

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Bupati Dony Optimis Pada  Porprov XV 2026, Kabupaten Sumedang Tembus 10 Besar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Atasi Kendala Air, Program RJIT Kementan Sentuh Petani Ujungjaya Sumedang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:59 WIB

BAZNAS Sumedang Luncurkan Lumbung Pangan Jagung untuk Entaskan Kemiskinan

Berita Terbaru