HARIAN SUMEDANG — Pemerintah Kabupaten Sumedang terus mengakselerasi digitalisasi program Perlindungan Sosial (Perlinsos). Langkah strategis ini ditempuh guna memastikan seluruh bantuan dari pemerintah dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Pesan tegas tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Hj. Tuti Ruswati, saat memimpin Apel Pagi Gabungan di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumedang, Pusat Pemerintahan Sumedang, Senin (10/8/2026).
Table of Contents
ToggleKetepatan Data Jadi Kunci Utama
Dalam arahannya, Sekda Tuti menyoroti adanya kesenjangan signifikan antara angka kemiskinan daerah dengan jumlah penerima bantuan sosial saat ini.
-
Tingkat Kemiskinan: Berada di angka 8,81% (sekitar 80–90 ribu jiwa dari total 1,2 juta penduduk).
-
Penerima Perlinsos Saat Ini: Mencapai sekitar 400 ribu jiwa.
“Berarti harus ada pendataan dan verifikasi ulang agar penerima perlinsos betul-betul yang berhak menerima. Keberhasilan kita dalam mengefektifkan dan mengefisienkan anggaran sangat bergantung pada ketepatan data perlinsos ini,” tegas Tuti.
Ia menambahkan, pengalaman dari daerah lain yang lebih dahulu menerapkan digitalisasi perlinsos terbukti mampu mengeliminasi penerima bantuan yang tidak layak hingga 40 persen.
Peran ASN Sebagai Liaison Officer (LO)
Guna mengejar target validasi data, Pemkab Sumedang menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berperan aktif sebagai Liaison Officer (LO) Perlinsos di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
ASN tidak hanya dituntut menangani aspek administratif di kantor, tetapi juga wajib melakukan pendampingan langsung kepada warga yang membutuhkan proses pendaftaran.
“Negara sudah memberikan hak kepada bapak dan ibu berupa gaji dan tunjangan. Maka kewajiban kita adalah ikut menyukseskan program perlindungan sosial ini. Jika ada tetangga yang butuh pendampingan, segera bantu pendaftarannya,” imbaunya.
Selain itu, Sekda juga mewajibkan seluruh ASN untuk memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem digitalisasi daerah.
Capaian Pendaftaran Perlinsos Sumedang
Hingga 10 Agustus 2026, progress pendaftaran program Perlinsos Kabupaten Sumedang menunjukkan tren positif, meski beberapa wilayah masih memerlukan percepatan:
Baca Juga:
| Kategori Sasaran | Target Sasaran | Capaian Pendaftaran |
|---|---|---|
| Total Sasaran KK | 99.415 KK | 21,69% |
| Kelompok Desil 1–4 | 59.495 Sasaran | 59,85% |
Pemerintah Kabupaten Sumedang memberikan apresiasi kepada jajaran ASN dan pihak kecamatan yang telah mendorong peningkatan angka capaian tersebut. Kendati demikian, Sekda menginstruksikan wilayah-wilayah dengan capaian rendah untuk segera melakukan percepatan pendataan dalam waktu dekat.







