HARIAN SUMEDANG — Sebuah kecelakaan tunggal menimpa mobil Toyota Kijang Super nomor polisi T 1609 TK di jalan menanjak Blok Haurpapak, Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang, pada Rabu (5/8) sekitar pukul 13.00 WIB.
Kendaraan yang dikemudikan oleh Yanto—warga Sarwiru, Desa Suriamedal—tersebut mengangkut enam orang penumpang. Naas, saat berjuang melintasi tanjakan terjal, mesin mobil mendadak mati. Hilang kendali, kendaraan langsung melaju mundur dan terperosok ke dalam jurang di sekitar lokasi kejadian.
Table of Contents
ToggleKeajaiban di Tengah Musibah
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Mayoritas penumpang hanya mengalami luka-luka ringan.
Namun, peristiwa ini mendadak menyita perhatian warga setempat karena sebuah keajaiban.
Seorang bayi berusia 8 bulan yang berada di dalam mobil sempat terpental keluar dari gendongan ibunya akibat benturan keras.
Bayi tersebut terlempar hingga jatuh di area TKP. Saat ditemukan warga, bayi tersebut dalam kondisi selamat dan tidak mengalami cedera serius.
Proses Evakuasi: Begitu menerima laporan, jajaran Forkopimcam Surian bersama personel Polsek Surian, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, serta warga sekitar langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pertolongan pertama dan mengevakuasi kendaraan dari dasar jurang.
Desakan Warga Terhadap Pemda dan Dinas PUPR Sumedang
Jalur Cisumur – Nangerang, khususnya di Blok Haurpapak, memang dikenal memiliki medan yang berbahaya dan kerap memicu kecelakaan lalu lintas, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kecelakaan ini kembali memicu kekecewaan warga Surian terhadap kondisi infrastruktur jalan yang tak kunjung membaik.
Baca Juga:
Transparan dan Kompetitif, Pemdes Suriamukti Gelar Seleksi Calon Perangkat Desa
Sentuhan Kehangatan di SMAN 1 Sumedang: Ketika Sekolah Menjadi Rumah yang Ramah
Warga mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumedang dan Dinas PUPR untuk segera menyelesaikan perbaikan jalan jalur Cisumur – Nangerang secara tuntas.
Warga menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama. Mereka berharap pihak terkait memberikan tindakan nyata di lapangan, bukan sekadar janji manis semata. (Supriadi)







