DPRD Kabupaten Sumedang Gelar Rapat Pimpinan, Hormati Tim Investigasi Gubernur dan Minta Pelayanan Publik Tetap Prioritas

- Pewarta

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN SUMEDANG — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang menggelar Rapat Pimpinan bersama pimpinan fraksi dan alat kelengkapan dewan (AKD).

Rapat tersebut digelar guna menyikapi dinamika permasalahan Wakil Bupati Sumedang yang saat ini tengah diinvestigasi oleh tim bentukan Gubernur Jawa Barat.

Ketua DPRD Kabupaten Sumedang menyampaikan enam poin penting hasil Rapat Pimpinan yang dilangsungkan pada malam sebelumnya.

Pertama, DPRD Sumedang menyatakan menghormati langkah Gubernur Jawa Barat yang telah membentuk tim investigasi untuk menindaklanjuti isu yang berkembang.

Kedua, DPRD mendukung penuh proses tersebut dan menunggu hasil resmi tim investigasi. DPRD berharap proses berjalan objektif dan transparan agar menghasilkan keputusan yang adil.

Ketiga, DPRD memastikan akan menindaklanjuti hasil investigasi sesuai dengan kewenangan lembaga yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Keempat, DPRD meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang untuk tetap fokus menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat tanpa terganggu oleh kendala yang ada.

Kelima, seluruh lapisan masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Sumedang.

Keenam, DPRD berjanji akan terus mengawasi perkembangan proses investigasi demi memastikan kepentingan masyarakat dan kelangsungan pemerintahan daerah tetap menjadi prioritas utama.

Terkait surat masuk dari Forum Ormas Masyarakat Sumedang, DPRD mengonfirmasi telah menjadwalkan audiensi resmi pada Rabu mendatang pukul 13.00 WIB.

Jadwal tersebut ditetapkan setelah agenda audiensi sebelumnya sempat tertunda akibat padatnya kegiatan dewan.

Menanggapi anggapan bahwa DPRD dinilai lambat atau enggan menggunakan hak interpelasi secara mandiri, pimpinan menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menghindari spekulasi dan desas-desus liar.

Pimpinan DPRD menegaskan pentingnya menjaga prinsip kolektif-kolegial serta menghormati kewenangan gubernur.

Langkah ini diambil untuk memastikan fungsi pengawasan dan penggunaan hak-hak DPRD tetap berjalan pada koridor hukum yang tepat demi terciptanya Sumedang yang aman dan kondusif. ( Abdul Haris )

Berita Terkait

Pilkades Margajaya Berpotensi Besar Pada Skenario Calon Tunggal
220 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Segera Dibagikan untuk Abang Becak Lansia di Sumedang
Perkuat Infrastruktur dan Swadaya, Desa Palabuhan Resmikan Tempat Ibadah Baru Sekaligus Peringati HUT Desa
Bantah Rumor yang Beredar, Wabup Sumedang Fajar Aldila dan Sekpri Tegaskan Informasi yang Beredar Tidak Benar
Meriahkan HUT RI ke-81, Desa Sakurjaya Gelar Puncak Milangkala ke-44 di Lapangan Pamidangan
Kondisi Bangunan SD Negeri Ungkal Conggeang  Memprihatinkan
Wujud Kepedulian Nyata, YBM PLN Salurkan Bantuan Penguatan Ekonomi Pesantren Al-Yaqin Tanjungsari Sumedang
Persib Masih Main, Listrik Mati: Heroiknya Petugas PLN “Selamatkan” Babak Kedua Tanpa Mau Diberi Uang Rokok

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 07:58 WIB

Pilkades Margajaya Berpotensi Besar Pada Skenario Calon Tunggal

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:42 WIB

DPRD Kabupaten Sumedang Gelar Rapat Pimpinan, Hormati Tim Investigasi Gubernur dan Minta Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:28 WIB

220 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Segera Dibagikan untuk Abang Becak Lansia di Sumedang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Perkuat Infrastruktur dan Swadaya, Desa Palabuhan Resmikan Tempat Ibadah Baru Sekaligus Peringati HUT Desa

Senin, 31 Agustus 2026 - 02:26 WIB

Bantah Rumor yang Beredar, Wabup Sumedang Fajar Aldila dan Sekpri Tegaskan Informasi yang Beredar Tidak Benar

Berita Terbaru

Info Sumedang

Pilkades Margajaya Berpotensi Besar Pada Skenario Calon Tunggal

Selasa, 1 Sep 2026 - 07:58 WIB