Mencegah Kompromi, Menegakkan Kembali Larangan Study Tour   di Sekolah

- Pewarta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN SUMEDANG ONLINE  – Langkah Gubernur Jawa Barat, Pak KDM, yang memperkuat kembali instruksi  terkait larangan study tour di sekolah-sekolah merupakan tindakan yang sangat tepat dan rasional.

Langkah tegas ini menjadi krusial setelah kita menyaksikan pola konsistensi yang melonggar di lapangan.

Ketika instruksi awal dikeluarkan, kekhawatiran akan sanksi membuat sekolah-sekolah patuh dan menghentikan kegiatan tersebut selama setahun.

Namun, seiring berjalannya waktu, pengawasan melandai dan memicu tumbuhnya keberanian baru di kalangan penyelenggara sekolah untuk kembali merencanakan study tour.

Alasan Logis Menegakkan Larangan Study Tour

Ada beberapa alasan mendasar mengapa larangan ini harus ditegakkan kembali secara konsisten dan tanpa kompromi:

  • Keselamatan Siswa Sebagai Prioritas Utama Banyak kegiatan study tour jarak jauh menggunakan armada kelayakan minim yang berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa siswa. Tragedi kecelakaan lalu lintas yang berulang harus menjadi pelajaran berharga bahwa nyawa anak didik tidak boleh dipertaruhkan.

  • Mengurangi Beban Finansial Orang Tua Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, biaya study tour sering kali menjadi beban berat bagi para orang tua murid. Pengeluaran yang tidak sedikit ini kerap memicu masalah sosial dan ketimpangan di lingkungan sekolah.

  • Penyerapan Esensi Edukasi yang Minim Pada praktiknya, sebagian besar study tour lebih didominasi oleh kegiatan rekreasi ketimbang edukasi. Tujuan pembelajaran yang dicanangkan sering kali hanya menjadi formalitas untuk melegitimasi kegiatan jalan-jalan.

  • Efektivitas Pembelajaran Berbasis Lokal Proses belajar yang efektif tidak harus dilakukan dengan perjalanan jauh yang berbiaya mahal. Pemanfaatan fasilitas lokal, lingkungan sekitar, serta teknologi digital jauh lebih aman, efisien, dan inklusif bagi seluruh siswa.

Penegakan Hukum dan Pengawasan yang Konsisten

Keberanian sekolah untuk kembali menyelenggarakan study tour menunjukkan adanya celah dalam pengawasan. Kebijakan publik tidak boleh hanya menjadi “gertakan sesaat” yang mengendur seiring berjalannya waktu.

Dukungan tegas dari Pak KDM memberi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak main-main dalam melindungi keselamatan dan kesejahteraan masyarakatnya.

Dinas Pendidikan di tingkat kabupaten/kota harus bertindak aktif melakukan pengawasan dan memberikan sanksi terukur bagi pihak sekolah yang membandel.

Kesimpulan

Pendidikan harus berfokus pada kualitas pembelajaran dan keselamatan peserta didik, bukan pada formalitas rekreasi berkedok edukasi.

Dengan memperkuat kembali larangan study tour, pemerintah tidak hanya menjaga keselamatan fisik siswa, tetapi juga melindungi ekonomi keluarga murid serta mengembalikan esensi belajar ke arah yang lebih substantif.      ( Tatang Tarmedi )

Berita Terkait

Ketika Wali Kelas Menjelma ‘Jaksa’ di Ruang Kelas
Rekomendasi dan Tren Motor Listrik Murah di Indonesia 2026
IRI Indonesia Ajak Gereja di Papua Barat Daya Jadikan Mimbar sebagai Suara Perlindungan Hutan Papua
Peringatan Maulid Nabi 1448 H: Momentum Penguatan Karakter dan Akhlak Mulia Peserta Didik
SMPN 1 Wado Terapkan Teknologi Pembakaran Sampah dengan Uap Air
Gegara 1,5 Ton Ikan dan Uang Terbang: Kolam Al Kamil Sumedang Mendadak Penuh Sesak ‘Manusia Air’
Menavigasi Masa Depan Jurnalisme: Antara Akselerasi Otomatisasi dan Reimajinasi Profesi
Eksistensi Dodol Ibu Kita khas Tanara: Menjaga Resep Warisan di Tengah Gempuran Jajanan Modern

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Mencegah Kompromi, Menegakkan Kembali Larangan Study Tour   di Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Ketika Wali Kelas Menjelma ‘Jaksa’ di Ruang Kelas

Senin, 28 September 2026 - 14:15 WIB

Rekomendasi dan Tren Motor Listrik Murah di Indonesia 2026

Jumat, 4 September 2026 - 20:40 WIB

IRI Indonesia Ajak Gereja di Papua Barat Daya Jadikan Mimbar sebagai Suara Perlindungan Hutan Papua

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Peringatan Maulid Nabi 1448 H: Momentum Penguatan Karakter dan Akhlak Mulia Peserta Didik

Berita Terbaru

Pers Rilis

“The Empowerers | Laos on the Move”

Kamis, 22 Okt 2026 - 02:00 WIB