SMPN 1 Wado Terapkan Teknologi Pembakaran Sampah dengan Uap Air

- Pewarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMPN 1 Wado, Yaya, S.Pd., menyampaikan bahwa upaya awal dimulai dari pembiasaan meminimalisir sampah anorganik, khususnya plastik sekali pakai ( Dok.Harian Sumedang / Tatang Tarmedi )

Kepala SMPN 1 Wado, Yaya, S.Pd., menyampaikan bahwa upaya awal dimulai dari pembiasaan meminimalisir sampah anorganik, khususnya plastik sekali pakai ( Dok.Harian Sumedang / Tatang Tarmedi )

HARIAN SUMEDANG — SMPN 1 Wado menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan. Sekolah ini secara konsisten menggalakkan program edukasi keberlanjutan serta mengaplikasikan inovasi pengolahan sampah mandiri.

Langkah ini berfokus pada pembentukan kesadaran seluruh warga sekolah, mulai dari guru, staf tata usaha (TU), hingga para siswa, akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Kepala SMPN 1 Wado, Yaya, S.Pd., menyampaikan bahwa upaya awal dimulai dari pembiasaan meminimalisir sampah anorganik, khususnya plastik sekali pakai. Seluruh siswa dan staf diimbau untuk selalu membawa wadah makanan dan tempat minum (tumbler) sendiri dari rumah.

Pembiasaan tersebut terbukti efektif menekan volume sampah harian di area sekolah. Selain itu, penerapan sistem pembelajaran berbasis digital (media berbasis gadget) turut mengubah pola jajan siswa di kantin, yang berdampak langsung pada berkurangnya timbulan sampah.

Penanaman budaya peduli lingkungan juga dilakukan melalui aksi pemilahan sampah secara spontan. Warga sekolah dibiasakan untuk aktif memungut sampah yang ditemui dan memilahnya ke dalam kategori organik serta anorganik sebelum dibuang ke tempat sampah.

Meski demikian, pengolahan sampah kerap menghadapi kendala ketika memasuki musim hujan. Sampah anorganik yang bercampur air dan sisa makanan menjadi basah sehingga sulit untuk dimusnahkan.

Guna mengatasi kendala tersebut, SMPN 1 Wado merancang dan menciptakan alat pemusnah sampah berbasis tabung uap air secara mandiri. Inovasi teknologi tepat guna ini disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan lokal sekolah.

Pengoperasian alat ini memanfaatkan oli bekas atau minyak limbah sebagai bahan bakar awal. Api dari bahan bakar tersebut mendidihkan air dalam tabung khusus hingga menghasilkan uap bertekanan tinggi. Uap air ini kemudian disemburkan melalui spuyer untuk memperkuat daya bakar api.

Semburan api bertenaga uap tinggi mampu melahap habis sampah anorganik yang basah maupun berminyak. Dari pemusnahan satu drum penuh sampah, residu yang tersisa hanya berupa abu sebanyak kurang lebih satu rantang kecil.

Penggunaan alat pembakar sampah berbasis uap ini diprioritaskan selama musim hujan. Sementara pada musim kemarau, pemusnahan sampah tetap dilakukan secara konvensional di bak penampungan setelah melewati proses pemilahan.

Melalui integrasi antara edukasi karakter, pengurangan limbah sejak dari sumbernya, dan penerapkan teknologi tepat guna, pihak sekolah optimistis nilai-nilai kepedulian lingkungan akan tertanam mendalam pada seluruh warga SMPN 1 Wado. ( Tatang Tarmedi ) ***

Berita Terkait

IRI Indonesia Ajak Gereja di Papua Barat Daya Jadikan Mimbar sebagai Suara Perlindungan Hutan Papua
Peringatan Maulid Nabi 1448 H: Momentum Penguatan Karakter dan Akhlak Mulia Peserta Didik
Gegara 1,5 Ton Ikan dan Uang Terbang: Kolam Al Kamil Sumedang Mendadak Penuh Sesak ‘Manusia Air’
Menavigasi Masa Depan Jurnalisme: Antara Akselerasi Otomatisasi dan Reimajinasi Profesi
Eksistensi Dodol Ibu Kita khas Tanara: Menjaga Resep Warisan di Tengah Gempuran Jajanan Modern
Istana Bunga Plastik Sumedang Hadirkan Solusi Dekorasi Meja Kerja Elegan dan Terjangkau
Unik! Pohon Kelapa “Menjelajah” Tanah Sebelum Menjulang Tinggi di Tanjungsari Sumedang
Menerjang Hujan dan Ombak Demi Nyawa: Perjuangan Bidan Vera di Pesisir Langkat

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:40 WIB

IRI Indonesia Ajak Gereja di Papua Barat Daya Jadikan Mimbar sebagai Suara Perlindungan Hutan Papua

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Peringatan Maulid Nabi 1448 H: Momentum Penguatan Karakter dan Akhlak Mulia Peserta Didik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:58 WIB

SMPN 1 Wado Terapkan Teknologi Pembakaran Sampah dengan Uap Air

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Gegara 1,5 Ton Ikan dan Uang Terbang: Kolam Al Kamil Sumedang Mendadak Penuh Sesak ‘Manusia Air’

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Menavigasi Masa Depan Jurnalisme: Antara Akselerasi Otomatisasi dan Reimajinasi Profesi

Berita Terbaru

Nasional

Polri Sudah Tetapkan 138 Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 - 17:47 WIB