6 Kabupaten di Riau Terdampak Banjir, Sebanyak Lebih dari 2.500 Warga Mengungsi Lebih dari Seminggu

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 19 Januari 2024 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir selama 10 hari. (Dok. BNPB)

Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir selama 10 hari. (Dok. BNPB)

HARIANSUMEDANG.COM – Banjir masih merendam sejumlah daerah di Provinsi Riau, peristiwa yang berdampak pada ribuan warga ini menjadi perhatian.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau per Rabu (17/1/2024) total warga mengungsi berjumlah 2.523 KK (9.930 jiwa).

Pengungsian tersebar di enam kabupaten, yaitu Pelalawan, Rokan Hilir, Inhu, Dumai, Bengkalis dan Siak.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. melihat dari udara dampak banjir.

Banjir telah mengakibatkan terganggunya akses jalan penghubung provinsi.

Lihat juga konten video, di sini: Prabowo Subianto: Kami akan Bekerja Sebenar-benar dan Sejujur-jujurnya untuk Rakyat Indonesia

Mulai dari Sumatra Utara, Sumatra Barat sampai ke Provinsi Riau, ada yang tergenang air.

Menurutnya, ini membutuhkan penanganan secara komprehensif, karena warga terdampak rata-rata sudah mengungsi lebih dari satu minggu.

Pihaknya mengharapkan banjir dapat segera surut dan masyarakat dapat beraktivitas normal.

Menyikapi bencana banjir ini, Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir selama 10 hari.

Status tersebut berlaku sejak 22 Desember 2023 hingga 31 Januari 2024.

Penetapan ini bertujuan untuk mengoptimalkan dukungan penanganan darurat ke wilayah kabupaten dan kota.

Peninjauan wilayah Suharyanto dilakukan dengan helikopter untuk melihat kondisi terkini wilayah Pelalawan dan Indragiri Hulu (Inhu) yang masih terdapat genangan.

Kepala BNPB menyempatkan untuk mendarat di Kecamatan Rengat, Inhu, untuk bertemu dengan warga terdampak di pos pengungsian Danau Raja.

Di situ Suharyanto membagikan bantuan simbolis BNPB, selepas kunjungan di Inhu, helikopter bertolak kembali ke bandara di Pekanbaru.

“Memang banjir tahun ini merupakan siklus hampir dua puluh tahun sekali karena curah hujan cukup besar,” ujar Suharyanto.

Suharyanto mengatakan, sampai hari ini masih ribuan masyarakat yang mengungsi.

Kepala BNPB melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi pos pengungsian di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.

Suharyanto melihat kondisi warga yang terdampak banjir dan memastikan penanganan warga terdampak berlangsung baik. Wilayah yang masih tergenang berada di Kecamatan Rumbai.

Saat bertemu kelompok ibu di pos pengungsian, Suharyanto menyemangati mereka dalam menghadapi bencana.

Kepala BNPB juga meminta para warga untuk bersabar ketika berada di pengungsian.

Sebelum meninggalkan tempat itu, ia menyerahkan kembali bantuan kepada warga terdampak.

BNPB memberi bantuan pangan dan non-pangan kepada pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota dan provinsi.

Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan di sela-sela kunjungan kerja Kepala BNPB di Provinsi Riau pada hari Kamis (18/1/2024).

Selain bantuan tersebut, BNPB memberikan dana siap pakai (DSP) untuk 10 wilayah kabupaten/kota sebesar Rp250 juta, sedangkan Provinsi Riau Rp350 juta.

Sementara itu, bantuan pangan dan non-pangan yang diberikan BNPB berupa makanan siap saji 500 paket, sembako 500 paket, selimut 500 buah, matras 500 buah.

Hygiene kits 500 paket, sabun cair 500 botol, tower lamp 5 unit,
Pompa alcon 5 unit, tenda keluarga 4 unit, tenda pengungsi 2 unit, genset 2 unit, perahu dan mesin 2 unit,

Pemerintah daerah yang menerima bantuan pangan dan non-pangan yaitu:

Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Kuantan Singingi, Kampar, Kepulauan Meranti, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Inhu dan Kota Pekanbaru.***

Berita Terkait

Pendaftaran Peserta Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka Resmi Dibuka Hari Ini 5 Agustus 2026
Lintas Iman Resmi Deklarasikan Gerakan Jaga Hutan Papua Barat Daya
Lebih Dari 17 Ribu Masyarakat Jawa Barat Rasakan Manfaat Program TJSL PLN*
Kemhan Resmi Hentikan Latsarmil bagi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia
Inilah Silsilah Nama Desa “Gudang” di Beberapa Wilayah Nusantara
Jadi Tuan Rumah FABC 2026, Indonesia Siap Tampilkan Potret Kerukunan Lintas Agama ke Kancah Asia
Tolak Permohonan Justice Collaborator Tersangka SS Perkara Tata Kelola MBG
Cetak Rekor, Produksi Beras Indonesia 2026 Melonjak di Tengah Kontraksi Global

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Pendaftaran Peserta Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka Resmi Dibuka Hari Ini 5 Agustus 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:52 WIB

Lintas Iman Resmi Deklarasikan Gerakan Jaga Hutan Papua Barat Daya

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:33 WIB

Lebih Dari 17 Ribu Masyarakat Jawa Barat Rasakan Manfaat Program TJSL PLN*

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:23 WIB

Kemhan Resmi Hentikan Latsarmil bagi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:16 WIB

Inilah Silsilah Nama Desa “Gudang” di Beberapa Wilayah Nusantara

Berita Terbaru

Pers Rilis

UNISOC Lyric Audio: Mengubah Pengalaman Mendengarkan Audio

Rabu, 5 Agu 2026 - 23:58 WIB