HARIANSUMEDANG.COM — Sedikitnya empat ruang kelas di MTs Negeri 4 Sumedang dalam kondisi rusak, tapi dua diantaranya masih digunakan untuk kegiatan belajar.mengajar.
Hal itu disampaikan Kepala MTs Negeri 4 Sumedang, K Jamaludin, SAg, MM, kepada Hariansumedang.com beberapa waktu lalu.
Menurut Kepsek, ajuan bantuan perehaban telah dikirimkan ke Kemenag Pusat dengan rekomendasi dari Kemenag Sumedang dan Kanwil Jawa Barat.
” Tinggal menunggu keputusan hasil dari verifikasi saja, mudah-mudahan tidak seberapa lama lagi bantuan akan turun, ” harapnya.
Lebih jauhnya Kepsek mengungkapkan keinginannya untuk menjadikan MTs Negeri 4 Sumedang menjadi sekolah unggulan.
Salah satunya, melalui program ekstrskulikuler yang menunjang terhadap pemenuhan di bidang keilmuan khusus.
Kepsek menyebut diantaranya sedang dalam proses untuk penguasaan Kitab Kuning, ” Minimal siswa-siswa itu mengenal apalagi bisa membaca kitab-kitab kuning ” ungkapnya.
Memang tidak mudah, menurutnya untuk bisa membaca kitab-kitab kuning itu perlu waktu namun dicoba selama tiga tahun hasilnya bagaimana.
Ia pun sadar mempelajari Kitab-Kitab Kuning itu susah, jangankan di sekolah, di pesantren yang salafiyah pun agak sulit dicapai.
Baca Juga:
Sumedang Gelar Pilkades Digital 2026, Kecamatan dari Majalengka Gelar Studi Banding
Penerjemah dan Insan Media dari Tiongkok dan Berbagai Negara Bahas Penggerak Baru Pembangunan Yantai
Jiahui Buka Pusat Terapi Sel Internasional, Perluas Akses Pengobatan CAR-T secara Global
Ketika siswa mampu membaca kitab-kitab kuning, kata Kepsek, siswa bisa menggali ilmu dan mengusai ilmu agama lebih dalam lagi.
” Kitab Kuning memuat pemahaman dan penjelasan yang mendalam tentang ajaran Islam dari berbagai perspektif, itulah pentingnya, ” pungkas Kepsek Jamaludin.
( Tatang Tarmedi ) ***






